Ilustrasi haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi.
Evaluasi Haji 2026, Kemenhaj Dorong Budaya Kerja Berbasis Integritas
Ficky Ramadhan • 5 July 2026 13:21
Jakarta: Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa transformasi total di tubuh kementeriannya tidak boleh sebatas perbaikan regulasi di atas kertas. Evaluasi menyeluruh terhadap operasional haji 1447 H/2026 M harus menjadi fondasi utama untuk meruntuhkan ego sektoral demi membangun budaya kerja baru yang bersih dan berorientasi penuh pada perlindungan jemaah.
"Kemenhaj harus benar-benar berwajah baru. Mari kita mulai tradisi baru dan budaya kerja baru yang lebih baik. Walaupun kita berasal dari institusi yang berbeda, tujuan kita hanya satu, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia," kata Dahnil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 5 Juli 2026.
Dahnil memperingatkan dengan keras agar tidak ada lagi oknum kelompok bimbingan maupun agen perjalanan yang mencari keuntungan tidak wajar di atas keringat para jemaah. Menurutnya, segala bentuk eksploitasi yang merugikan masyarakat akan langsung ditindak secara tegas oleh kementerian.
"Kalau ada KBIH, travel, atau siapa pun yang menjadikan jemaah sebagai komoditas, maka itu akan menjadi perhatian serius kita. Tugas kita adalah memastikan jemaah memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, dan bermartabat," tegas Dahnil.
.jpg)
Ilustrasi haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi.
Untuk merealisasikan transparansi tersebut, Kemenhaj kini tengah mematangkan skema One Stop Service. Sistem pelayanan terpadu satu pintu ini diproyeksikan mampu memangkas birokrasi berbelit, mulai dari tahap penentuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), proses administrasi visa, manasik, hingga kontrol operasional berkala saat jemaah berada di Tanah Suci.
"Ketika perencanaan dilakukan dengan baik, maka seluruh tahapan penyelenggaraan juga akan berjalan dengan baik. Karena itu, evaluasi hari ini adalah bagian penting untuk menghadirkan pelayanan haji yang semakin berkualitas pada musim haji berikutnya," tegas Dahnil.