Warga saat membeli berbagai kebutuhan pokok di Pasar Murah Pangkalpinang, Babel, Kamis, 12 Maret 2026. (ANTARA/Aprionis)
Pasokan Minyak Goreng di Bangka Belitung Ditambah 325 Ton Jelang Idulfitri
Silvana Febiari • 13 March 2026 15:46
Pangkalpinang: Pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan minyak goreng sebanyak 325 ton. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
"Penambahan pasokan ini untuk memperkuat stok minyak goreng menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Subekti Saputra, dikutip dari Antara, Jumat, 13 Maret 2026.
Saat ini, stok minyak goreng di 12 gudang distributor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebanyak 139,6 ton. Dengan adanya penambahan pasokan, total stok minyak goreng pada pekan ini menjadi 464,6 ton.
Baca Juga :
"Kami dapat pastikan stok minyak goreng mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat menyambut Idulfitri tahun ini," ujarnya.
Ia menyatakan hasil pemantauan harga minyak goreng di tingkat pedagang eceran di Pasar Pembangunan Pangkalpinang menjelang Lebaran tahun ini masih relatif stabil. Harga minyak goreng kemasan premium tercatat Rp19.333 per liter, sedangkan minyak goreng merek Minyakita bertahan di Rp15.700 per liter.
"Saat ini permintaan minyak goreng ini sudah mulai mengalami peningkatan dan diperkirakan terus meningkat hingga H-1 Lebaran Idulfitri nanti," ungkapnya.

Ilustrasi minyak goreng. Foto: MI/Adi Kristiadi
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan minyak goreng di daerah ini masih mengandalkan pasokan dari luar daerah. Sebab, belum ada pabrik pengolahan minyak goreng di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, hingga saat ini pasokan minyak goreng masih berjalan lancar dan diperkirakan stok kebutuhan pokok masyarakat ini akan terus bertambah, karena pelaku usaha melakukan pemasokan minyak goreng secara kontinyu," tuturnya.