Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memeriksa kendaraan operasional Polri usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Ka
Arus Mudik Lebaran di Banyumas Dipastikan Aman dan Nyaman
Silvana Febiari • 12 March 2026 13:33
Banyumas: Kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman.
“Pemudiknya kita sambut bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder, termasuk organisasi seperti PMI dan Pramuka juga terlibat,” kata Sadewo usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Banyumas, Purwokerto, dikutip dari Antara, Kamis, 12 Maret 2026.
Menurut dia, Kabupaten Banyumas diperkirakan mengalami peningkatan keramaian selama musim mudik Lebaran karena menjadi salah satu tujuan favorit pemudik. Bahkan, dia mengaku mendapat informasi dari pihak PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto bahwa Banyumas masuk dalam lima besar daerah tujuan mudik pada Lebaran 2026.
Baca Juga :
“Informasinya Banyumas menjadi salah satu lima besar tujuan favorit untuk mudik. Jadi saya yakin nanti keramaian di Purwokerto dan Banyumas akan luar biasa,” ujarnya.
Ia mengatakan arus mudik juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah karena meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. “Setiap mudik multiplier effect (efek pengganda) ekonominya juga luar biasa karena menggerakkan perekonomian di Purwokerto,” ungkap Sadewo.
Salah satu upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik, kata dia, pemerintah daerah telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi jalur utama pemudik. Ia telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas untuk memperbaiki ruas jalan yang dilalui pemudik, meskipun dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Tidak mungkin di-overlay (lapis ulang) semua karena anggaran terbatas, jadi kita lakukan perbaikan dan tambal sulam agar jalan tetap mulus dilalui,” ucapnya.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi dan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memeriksa kendaraan operasional Polri usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, 12 Maret 2026. ANTARA/Sumarwoto
Sementara itu, Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus Silalahi mengatakan Polresta Banyumas menyiapkan sekitar 822 personel atau dua per tiga dari total kekuatan untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026.
“Kami sudah menyiapkan sekitar 822 personel untuk membantu para pemudik ataupun mengamankan kegiatan masyarakat selama Lebaran,” tuturnya.
Polresta Banyumas juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di beberapa titik strategis. Dalam hal ini, kata dia, pos pengamanan terpadu ditempatkan di kawasan Alun-Alun Purwokerto yang melibatkan berbagai instansi dan organisasi masyarakat.
Selain itu, pos pengamanan jalur arus balik disiapkan di Ajibarang, Kemranjen, dan Wangon untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan pada periode H+3 hingga H+5 Lebaran.
Menurut dia, Polresta Banyumas juga menyiapkan pos pelayanan di Stasiun Purwokerto dan Terminal Bulupitu guna membantu pemudik yang membutuhkan layanan informasi, kesehatan, maupun tempat beristirahat. Bahkan, aparat juga menyiapkan layanan bengkel bergerak, derek kendaraan, serta tim medis mobile untuk membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
“Kami ingin para pemudik yang melintas di Banyumas merasa didampingi oleh petugas, baik dari kepolisian, pemerintah daerah, maupun unsur masyarakat,” jelasnya.