Presiden Prabowo Tambah Anggaran Riset Kemdiktisaintek Rp4 Triliun

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie. Foto: Metrotvnews.com/Surya Mahmuda.

Presiden Prabowo Tambah Anggaran Riset Kemdiktisaintek Rp4 Triliun

Ade Hapsari Lestarini • 15 January 2026 15:47

Jakarta: Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan Presiden Prabowo Subianto menjanjikan tambahan anggaran Rp4 triliun untuk riset.

"Dana riset di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto meningkat dalam satu tahun lebih, yakni 218 persen. Dan ini langsung hangat dari tungku, maksudnya keluar dari Istana, baru saja Bapak Presiden menjanjikan tambahan Rp4 triliun untuk riset," kata Stella saat menjadi pembicara Pendidikan Unggul untuk Pertumbuhan Berkualitas di IDN, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Stella bercerita, pada minggu pertama dia masuk ke dalam Kabinet Merah Putih, dia sudah memetakan anggaran riset di Indonesia. Baginya, ini adalah sesuatu yang penting dalam membangun ekosistem pendidikan unggul. 

"Begitu saya lihat dana kita, 'wah saya pikir ini harus kita ubah luar biasa', dan dengan berbagai macam cara dan bekerja sama tentu saja dengan para dirjen-dirjen kita di kementerian, yang penting sekali disetujui dari Bapak Presiden, itu akhirnya kita bisa mendapatkan peningkatan dana riset 218 persen, ini sebelum peningkatan Rp4 triliun tadi yang diberikan Bapak Presiden," jelas Stella.

Stella mengatakan, peningkatan sebesar 218 persen di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dibandingkan 2024 pada pemerintahan sebelumnya.


Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie. Foto: YouTube IDN.
 


Tak terkena efisiensi anggaran


Melansir Medcom.id, Stella sebelumnya mengatakan dana riset merupakan anggaran yang tak terkena efesiensi anggaran 2025. Stella memastikan berita mengenai pemangkasan dana riset tidak benar.

"Sehingga kalau ada berita-berita efisiensi dana riset dipotong itu berita yang tidak benar. Tidak ada satu rupiah pun dana riset yang dipotong dari kebijakan efisiensi," tegas dia. 
 
Dana riset yang dimaksud adalah sebesar Rp1,47 triliun. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta mempercepat pencapaian menuju Indonesia Emas 2045.
 
Stella menyatakan tren peningkatan ini mencerminkan semangat kompetisi sehat. Utamanya di kalangan sivitas akademika. Ia juga menegaskan hasil riset harus selaras prioritas nasional yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto antara lain ketahanan pangan, energi, air, serta hilirisasi industri.

"Yakinlah, publikasi Bapak dan Ibu adalah kontribusi nyata untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar dia. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)