Adaro Tegaskan Sustainability sebagai Pilar Utama Operasional

PT Adaro Indonesia, Istimewa.

Adaro Tegaskan Sustainability sebagai Pilar Utama Operasional

Al Abrar • 13 April 2026 18:58

Jakarta: PT Adaro Indonesia kembali meraih penghargaan tertinggi Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup atas kinerja pengelolaan lingkungan yang dinilai melampaui standar kepatuhan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, Selasa, 7 April 2026, di Jakarta.

Proper Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) yang diberikan kepada perusahaan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi lingkungan, tetapi juga melakukan inovasi dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Capaian ini menjadi yang kedelapan kalinya bagi Adaro. Perusahaan pertama kali meraih Proper Emas pada 2012, kemudian secara konsisten mempertahankan penghargaan tersebut selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019 hingga 2025.



Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian inti dari strategi bisnis perusahaan. Menurut dia, pendekatan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan diwujudkan melalui tata kelola perusahaan, keunggulan operasional, inovasi, serta hubungan yang harmonis dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat.

“Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Pendekatan responsible dan sustainable mining kami terjemahkan dalam tata kelola, keunggulan operasional, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang bertanggung jawab dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Priyadi, dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
 

 
Dalam operasionalnya, Adaro juga terus melakukan berbagai upaya perbaikan lingkungan, termasuk penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dan peningkatan efisiensi energi di wilayah operasional.

Selain itu, perusahaan menjalankan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Salah satu inisiatif sosial yang dikembangkan adalah Program Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan yang mengusung konsep edukasi lingkungan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Al Abrar)