Rosan Lapor Presiden Prabowo, Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani/Metro TV/Kautrsar

Rosan Lapor Presiden Prabowo, Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Kautsar Widya Prabowo • 21 April 2026 19:43

Jakarta: Menteri Investasi Rosan Roeslani melaporkan capaian realisasi investasi kuartal pertama tahun 2026, kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporan tersebut, realisasi investasi tercatat mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp497 triliun.

“Dan itu meningkat 7,22 persen year on year,” ujar Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026.

Capaian ini juga diikuti peningkatan penyerapan tenaga kerja yang mencapai 706.569 orang, atau tumbuh 18,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 


Rosan menjelaskan, komposisi investasi antara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) relatif seimbang. PMDN berkontribusi sekitar 49,89 persen, sementara PMA mencapai Rp249,94 triliun.

Dari sisi wilayah, investasi di luar Pulau Jawa sedikit lebih tinggi, yakni sebesar 50,37 persen, dibandingkan Jawa sebesar 49,63 persen atau Rp247,53 triliun.

"Lima besarnya dari daerah-daerahnya itu berasal pertama dari Jakarta kurang lebih 15,76 persen, kemudian Jawa Barat, diikuti lagi oleh Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah," jelas Rosan.


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani/Metro TV/Kautsar

Sementara dari sisi negara asal, investasi didominasi oleh Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang. Lima negara tersebut berkontribusi sekitar 29 persen dari total realisasi investasi yang masuk ke Indonesia.

“Lima besar negara asal investasi adalah Singapura sekitar USD4,6 miliar, Hong Kong USD2,7 miliar, Tiongkok USD2,2 miliar, Amerika Serikat USD1,7 miliar, dan Jepang USD1 miliar,” jelasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)