Penembakan ASN di Yahukimo, Bupati Klarifikasi Status Korban dan Minta Pelaku Diusut

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli. (Dok. Istimewa)

Penembakan ASN di Yahukimo, Bupati Klarifikasi Status Korban dan Minta Pelaku Diusut

Duta Erlangga • 23 April 2026 19:37

Jakarta: Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Yemis Yohame, tewas ditembak pada Selasa malam saat sedang mengakses jaringan Wi-Fi di pinggir jalan.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli pada Kamis, 23 April 2026, menegaskan status kepegawaian korban untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Ia menyebut korban merupakan ASN aktif yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) di Dinas Perumahan Kabupaten Yahukimo.

Secara jabatan, lanjut Bupati meluruskan bahwa korban bukanlah Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wakil Bupati sebagaimana informasi yang beredar, meskipun secara hubungan kekeluargaan korban memang dikenal dekat dan sering membantu pimpinan daerah.

Ia pun berharap semua elemen masyarakat dapat membantu mengungkap pelaku penembakan dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. 

Bukan Bagian dari Agenda Politik atau Kunjungan Wapres

Bupati dengan tegas membantah spekulasi di media sosial yang mengaitkan insiden ini dengan kunjungan Wakil Presiden RI ke Yahukimo pada 21 April lalu.  

“Terima Kasih pak Wakil Presiden sudah datang ke Yahukimo, disini saya tegaskan, kejadian penembakan tidak ada kaitan atau hubungan dengan kunjungan Wakil Presiden," kata Didimus Yahuli.

Kejadian ini dinyatakan sebagai tindakan kriminal murni dan tidak memiliki kaitan dengan agenda kenegaraan maupun kunjungan Wapres.

Iapun meminta masyarakat diminta tidak terprovokasi oleh suara-suara sumbang di media sosial yang mencoba mendiskreditkan pihak tertentu atau mengaitkan peristiwa ini dengan situasi politik.
 
Baca Juga:

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 1 Anggota KKB Pelaku Penembakan Aparat

 

Pelaku dan Proses Hukum

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah berkoordinasi dengan pihak berwajib:
  • Instruksi kepada Kapolres: Bupati telah meminta Kapolres Yahukimo untuk mengusut tuntas kasus ini, mengungkap motif pelaku, dan menyeretnya ke meja hijau agar keluarga korban mendapatkan keadilan.
  • Identitas Kelompok: Pemerintah meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan apakah pelaku berasal dari kelompok TPNPB, TNI, Polri maupun kelompok lainnya sebelum ada hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Pesan Kamtibmas

Menutup klarifikasinya, Bupati menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga James Yohame yang dianggap sebagai salah satu aset masa depan Yahukimo. Beliau juga mengapresiasi masyarakat, khususnya suku Yali dan Mek, yang tetap tenang dan tidak terprovokasi melakukan aksi balasan horizontal.

Masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kondusivitas Kota Dekai dan membiarkan pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap tabir di balik peristiwa tragis ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)