Libur Paskah, Penyeberangan Ambon–Seram Dibuka 24 Jam

Foto udara kapal penyeberangan ferry yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit demi kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon ke Pulau Seram, Maluku. ANTARA/HO-ASDP

Libur Paskah, Penyeberangan Ambon–Seram Dibuka 24 Jam

Lukman Diah Sari • 2 April 2026 23:32

Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan di lintasan Hunimua–Waipirit beroperasi 24 jam selama libur Paskah, mulai 3-5 April 2026. Langkah itu untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon ke Pulau Seram, Maluku.

"Pengoperasian layanan 24 jam pada lintas Hunimua–Waipirit ini merupakan bentuk komitmen ASDP dalam memastikan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo di Jakarta, Kamis, 2 April 2026, melansir Antara.

Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan strategi berbasis pengalaman, dengan mengacu pada keberhasilan pola operasional serupa saat angkutan Lebaran 2026 yang terbukti efektif dalam mengurai kepadatan dan mendistribusikan arus penumpang serta kendaraan secara lebih merata.


Foto udara kapal penyeberangan ferry yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit demi kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon ke Pulau Seram, Maluku. ANTARA/HO-ASDP

Menurutnya, dengan dukungan kesiapan armada serta koordinasi yang solid bersama seluruh pemangku kepentingan, pihaknya optimistis layanan penyeberangan selama periode Paskah dapat berjalan aman dan lancar khususnya di wilayah Maluku.

"Di wilayah kepulauan, setiap pergerakan bukan sekadar perjalanan, melainkan penghubung kehidupan," ujarnya.

Ia menerangkan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, lintasan Hunimua–Waipirit mencatatkan kinerja yang impresif dengan melayani 150.331 penumpang dan 124.078 unit kendaraan. Dominasi kendaraan roda dua tercatat sebanyak 85.893 unit, disusul kendaraan roda empat sebanyak 25.849 unit.

"Angka ini menegaskan peran strategis lintasan sebagai urat nadi konektivitas antarwilayah sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP," ucap Heru.

Dalam operasionalnya, lintasan itu dilayani armada andal seperti KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, dan KMP Rokatenda, dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 1 jam 30 menit.

"Skema layanan 24 jam ini dirancang untuk menjaga kelancaran distribusi serta memberikan fleksibilitas perjalanan bagi pengguna jasa secara berkelanjutan," jelas Heru.

Terpisah, General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan pembelian tiket melalui kanal resmi Ferizy. Langkah itu krusial untuk mengurangi potensi kepadatan di pelabuhan serta memastikan proses keberangkatan berlangsung tertib dan efisien.

“Perencanaan perjalanan sejak dini dan pembelian tiket melalui Ferizy menjadi kunci kelancaran layanan,” jelas Syamsuddin.

Dengan kesiapan operasional yang matang dan sinergi kuat bersama seluruh pemangku kepentingan, lanjut Syamsuddin, ASDP terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, adaptif, dan berkelanjutan.

"Sehingga menghubungkan pulau, menggerakkan ekonomi, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar di setiap momentum penting," kata Syamsuddin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)