Presiden Amerika Serikat Donald Trump. The New York Times
AS Cari Koalisi Internasional Baru untuk Buka Kembali Selat Hormuz
Muhammad Reyhansyah • 30 April 2026 18:22
Washington: Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sedang berupaya membangun koalisi internasional untuk memulihkan pelayaran melalui Selat Hormuz.
Hal tersebut dilakukan ketika lalu lintas kapal di jalur perairan vital itu masih tersendat di tengah kebuntuan berkepanjangan antara Washington dan Iran.
Menurut laporan The Wall Street Journal, mengutip kabel internal Departemen Luar Negeri yang dikirim ke kedutaan-kedutaan AS, Washington telah meminta para diplomatnya untuk mendesak pemerintah asing agar bergabung dalam aliansi baru yang disebut "Maritime Freedom Construct".
Aliansi tersebut dirancang untuk mengoordinasikan pertukaran informasi, upaya diplomatik, serta penegakan sanksi guna membuka kembali Selat Hormuz.
“Partisipasi Anda akan memperkuat kemampuan kolektif kita untuk memulihkan kebebasan navigasi dan melindungi ekonomi global,” demikian isi kabel diplomatik tersebut, dikutip dari Anadolu, Kamis, 30 April 2026.
Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengonfirmasi bahwa proposal itu merupakan salah satu dari banyak sumber daya diplomatik dan kebijakan yang tersedia bagi presiden.
Inisiatif ini muncul beberapa pekan setelah Trump mendeklarasikan selat tersebut “sepenuhnya terbuka dan siap untuk bisnis,” namun arus pelayaran nyatanya masih sebagian besar terhenti.
Iran disebut berupaya menanam ranjau dan menyerang kapal tanker yang melintasi jalur itu tanpa persetujuan Teheran, sementara AS memberlakukan blokade terhadap seluruh kapal yang menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran.
Masa depan Selat Hormuz kini menjadi salah satu titik paling krusial dalam negosiasi damai yang mandek.
Trump dilaporkan telah mengatakan kepada para pembantunya pada Senin untuk bersiap menghadapi blokade berkepanjangan sampai Iran setuju meninggalkan program nuklirnya.