Kronologi Meninggalnya 2 Atlet Porprov Jateng Saat Bertanding

29 October 2026 10:11

Kabar duka menyelimuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-17 Jawa Tengah. Dua atlet dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti kompetisi di cabang olahraga pencak silat dan senam laut.

Peristiwa terbaru menimpa atlet pencak silat, Ayudiah Rivana Tridiandinata. Ayudiah meninggal dunia di Rumah Sakit Primaya pada Rabu pagi usai menjalani operasi akibat cedera saat berlaga.

Insiden bermula saat Ayudiah bertanding melawan pesilat asal Kabupaten Batang, Nur Fadilah, di GOR Universitas Muhammadiyah Semarang pada Senin, 26 Oktober 2026 siang. Pada babak pertama, jari tengah tangan kiri Ayudiah terkena tendangan hingga mengalami dislokasi dan perdarahan. 

Pertandingan langsung dihentikan dan korban dilarikan ke rumah sakit. Setelah dioperasi pada Selasa, 27 Oktober 2026 Ayudiah dinyatakan meninggal keesokan harinya. Pihak rumah sakit menyatakan penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, kabar duka juga datang dari cabang senam laut pada Minggu, 25 Oktober 2026. Atlet asal Kabupaten Jepara, Syabila Rizkia Putri Raharjaanwa, meninggal dunia setelah tenggelam saat bertanding di kawasan Pantai Awan Kosta, Kota Semarang. Korban sempat ditolong petugas di lokasi sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Menanggapi rentetan insiden ini, Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Kendati demikian, ia menyatakan agenda perlombaan tetap berjalan.

"Semua pertandingan diselesaikan, karena sebenarnya dalam proses pertandingan, cedera itu memang bisa terjadi," ujar Sujarwanto dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis, 29 Oktober 2026.
 


Ia menegaskan pihak penyelenggara telah memastikan sarana dan prasarana yang digunakan sudah sesuai dengan prosedur operasional.

"Yang terpenting perangkat dan kelengkapan pertandingan semua standar dan aman, sehingga tetap dilakukan pertandingan," lanjutnya.

Sujarwanto pun menambahkan bahwa jalannya kompetisi tidak terputus sejak insiden pertama terjadi.

"Kejadiannya hari Senin, Selasa tetap bertanding, dan Rabu hari ini tetap bertanding, karena tidak ada yang kurang dari satu proses di pertandingan," pungkasnya.

Pihak KONI Jateng memastikan seluruh atlet yang berpartisipasi dalam Porprov ke-17 telah didaftarkan pada program jaminan BPJS guna menanggung biaya penanganan medis dan perawatan selama kejuaraan berlangsung.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X