Hujan Deras Selamatkan Taman Nasional Tanjung Puting dari Karhutla

27 October 2026 12:11

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sempat nyaris menyentuh kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Beruntung hujan lebat mengguyur kawasan tersebut tepat pada waktunya, sehingga api berhasil padam.

Kobaran api yang kian mendekati pos wisata dan lokasi pemberian pakan orang utan (feeding camp) di Camp Tanjung Harapan akhirnya tertolong setelah hujan lebat mengguyur kawasan konservasi tersebut.

Sebelumnya, situasi di lapangan sempat memasuki fase kritis. Kobaran api yang dipicu angin kencang dan tebalnya lapisan serasah gambut kering dilaporkan menembus sekat pembatas dan merangsek hingga berjarak sekitar 600 meter dari Camp Tanjung Harapan, salah satu habitat utama sekaligus pusat rehabilitasi orang utan kalimantan.

Relawan konservasi dari Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan, Deny Priyatna, membagikan momen dramatis perjuangan di garis depan melalui akun media sosial (medsos) pribadinya, @orangudeny. Dalam rekaman video tersebut, Deny bersama anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Harapan, masyarakat desa sekitar, dan para motoris perahu kelotok terpaksa mundur dari titik api akibat tebalnya kepulan asap dan panasnya lidah api yang membakar tajuk-tajuk pepohonan tinggi.

"Kita baru mundur dari titik api, apinya jebol kawan-kawan. Apinya sudah tidak bisa ditahan karena anginnya kencang sekali dan apinya sudah semakin dekat ke pos," kata Deny dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.
 

 

Cemas berubah jadi kebahagiaan


Rekaman video di lapangan memperlihatkan kobaran api merah menyala berkobar di kepekatan malam. Keterbatasan sumber air dan jarak pandang yang sangat pendek membuat upaya pemadaman darat berjalan lambat dan sangat membahayakan keselamatan personel.

Ketegangan dan rasa cemas para relawan seketika berubah menjadi kelegaan saat berkah hujan deras akhirnya turun membasahi kawasan hutan lindung tersebut.

Melalui unggahan terbarunya, Deny tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan kebahagiaannya usai menerima konfirmasi bahwa hujan mengguyur merata di area terdampak kebakaran.

"Akhirnya hujan turun. Saya mendapat kabar gembira dari teman-teman bahwa hujan merata di seluruh area yang terbakar. Saya sangat bahagia hari ini, alhamdulillah ya Allah," ucap Deny.

Turunnya hujan tersebut menjadi penyelamat krusial bagi ekosistem Taman Nasional Tanjung Puting. Berkat bantuan alam yang membasahi kembali lahan gambut serta kegigihan tim relawan di batas api, kepunahan habitat serta potensi ancaman terhadap keselamatan ratusan individu orang utan liar berhasil dihindarkan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X