Aksi Unjuk Rasa di Tel Aviv Serukan Perdamaian

20 April 2026 15:27

Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di Tel Aviv pada hari Sabtu waktu setempat. Berunjuk rasa menentang perang yang masih berlangsung setelah otoritas Iran sempat mencabut blokade menyusul keberhasilan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon. Demonstrasi ini menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump sebelumnya bahwa blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku.

Iran menuntut kompensasi besar atas kerusakan akibat serangan Amerika Serikat dan Zionis Israel di tengah gencatan senjata selama dua pekan yang disepakati sejak Selasa 7 April lalu.

Ketua Mahkamah Agung Iran, Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i menuntut agar Amerika Serikat dan zionis Israel membayar apa yang ia sebut sebagai denda ganti rugi atas perang yang dilancarkan terhadap Iran. Iran meminta lembaga terkait mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjamin hak-hak rakyat. Pemerintah di Teheran menyebut total kerugian perang mencapai sekitar 270 miliar dolar AS, sekitar 4.625 triliun rupiah sejak konflik pecah pada akhir Februari. Iran juga tetap menunjukkan sikap keras dan enggan memberikan konsesi besar dalam perundingan.
 

Baca juga: Ribuan Warga Pakistan Gelar Aksi Solidaritas Mengenang Wafatnya Ali Khamenei


Ribuan perempuan Iran turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam kampanye pengorbanan untuk Iran sekaligus menunjukkan dukungan mereka kepada pemimpin tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei dan mengenang siswa-siswa korban kekejaman Zionis-Sel di Minap.

Dengan membawa bendera Iran dan meneriakkan slogan-slogan anti Amerika dan zionis Israel, ribuan perempuan Iran memadati pusat kota Teheran. Kemudian menggelar pawai dari lapangan Imam Hussein menuju Wali Al-Ashar. Aksi para perempuan Iran ini sebagai bentuk dukungan kepada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, dan menegaskan Iran tidak akan kalah melawan Amerika dan zionis Israel.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)