Warga Ketol Aceh Tengah Andalkan Jembatan Tali Sling untuk Sebrangi Sungai

2 February 2026 17:04

Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh Tengah, Aceh, tiga desa di Kecamatan Ketol dan lima desa di Kecamatan Linge masih menggunakan sling dan jembatan darurat untuk terus menyambung hidup. Upaya pembuatan jembatan darurat sedang dikerjakan di kawasan jembatan Ayun.

Jembatan dibutuhkan untuk menyambung hidup, baik itu untuk kebutuhan mencari logistik di seberang sini ataupun membawa hasil panen lainnya.

Sejauh ini belum ada pilihan lain bagi warga di tiga desa di sini, hanya dapat mengandalkan jembatan darurat ini untuk ke seberang, menuju di Desa Meriah Jaya, Kabupaten Bener Meriah, dan Desa Aceh Tengah yaitu Desa Bergang, Desa Karang Ampar, dan Desa Pantan Reduk.
 



Jalur ekstrem tersebut sudah digunakan selama dua bulan lebih. Warga sudah sangat terbiasa dalam melewati jembatan sling itu setiap hari sambil membawa hasil bumi seperti palawija. Bahkan, ada warga yang mengirimkan hasil panen duriannya sambil menyebrang dengan jembatan sling.

"Iya hanya ada ini akses penyebrangannya. Agak susah sedikit. Tapi jembatan harus siap. Akan dibangun sebentar lagi karena penting untuk membawa hasil tani," kata Ramadhan selaku warga.

Jembatan yang baru diharapkan dapat berfungsi dalam seminggu ke depan sehingga warga di tiga desa memiliki akses jual beli dan tidak terisolir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)