8 March 2026 23:56
Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulawesi Selatan tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga bertransformasi menjadi daerah yang produktif mencetak generasi penghafal Al-Qur'an. Salah satu sosok yang menjadi simbol keberhasilan visi tersebut adalah Muhammad Alman Faizan, seorang santri yang sukses menyabet predikat Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) cabang 30 juz.
Keberhasilan Alman merupakan buah dari dedikasi luar biasa yang ia jalani selama dua tahun terakhir di Pondok Darul Imam Masjid Agung Sidrap. Bagi pemuda ini, Masjid Agung Kecamatan Maritengae telah menjadi rumah keduanya, tempat di mana ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi dengan ayat-ayat suci.
"Saya suka menghafal di sini karena tempatnya luas. Keinginan menghafal sebenarnya sudah ada sejak SD, namun baru bisa terwujud saat duduk di bangku kelas 2 menuju kelas 3 SMP," ungkap Alman.
Namun, jalan menuju khatam 30 juz tidak selalu mulus. Alman menceritakan salah satu momen terberatnya ketika ia harus membagi fokus antara mengejar hafalan baru dan mengikuti perlombaan. Saat mengikuti lomba di Makassar untuk cabang 20 juz, ia sempat kehilangan ritme murajaah untuk juz 21 ke atas karena terlalu fokus memantapkan 20 juz awal.
"Sempat kesulitan pas di juz 27. Karena saat itu saya fokus lomba cabang 20 juz saja, otomatis juz 21 ke atas sempat hilang. Saya bahkan pernah menangis gara-gara susah mengembalikan hafalan juz 21 ke atas itu," kenangnya.
| Baca juga: Perjuangan Teguh Syukri: Rela Tak Jajan demi Hafal Al-Qur'an |