Kepala BNPB Lapor ke Prabowo Telah Bangun 3 Posko Pengiriman Bantuan Logistik

26 August 2026 16:28

Bantuan logistik untuk korban terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus disalurkan.  Pemerintah menyiapkan tiga posko utama untuk memperlancar proses distribusi.

Ketiga posko itu adalah posko nasional Halim Perdanakusuma, posko di Labuan Bajo, serta posko di Maumere. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh bantuan logistik sudah didistribusikan dari posko.

"Untuk bantuan logistik yang masuk lewat Halim ada sekitar 2.032 ton yang masuk. Sudah didistribusikan sebanyak 1.539 ton. Distribusi ini kami bagi dua, untuk Labuan Bajo 1.035 ton dan Maumere 504 ton," ujar Kepala BNPB Suharyanto, saat rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto, dalam program Breaking News Metro TV, Rabu, 26 Agustus 2026.

Pendistribusian tidak hanya dilakukan via jalur darat. Suharyanto menyebutkan jika distribusi logistik ini juga dilakukan dengan memanfaatkan jalur udara dan laut.

"Kami juga mengoperasikan pendistribusian lewat jalur udara, TNI AU telah mengoperasikan 34 sorti dan mengirim 445 ton. Kemudian untuk komersial terdapat 61 sorti dan mengirim 915 ton. Kemudian dari jalur laut juga sudah dikirimkan sebanyak 179 ton," ungkap Suharyanto.

Sumber bantuan, kata Suharyanto, datang dari berbagai pihak, seperti dari kementerian, TNI Polri, swasta, serta pemerintah daerah lainnya. Dengan demikian, kebutuhan logistik aman selama masa tanggap darurat. Bantuan juga disalurkan setiap hari kepada masyarakat.


 

 

Bangun tenda


Disamping upaya pemenuhan bantuan logistik, pemerintah juga membangun tenda di depan puskesmas sebagai alternatif pusat perawatan. Langkah ini dipilih sebagai antisipasi terjadinya gempa susulan.

"Puskesmas-puskesmas ini rata-rata karena ketakutan akibat gempa susulan. Bangunannya tidak terlalu rusak, tetapi mereka atau masyarakat itu takut untuk dirawat di dalam rumah sakit. Nah ini juga kami bangun tenda-tenda di depan puskesmas. Total ada 122 tenda," ujar Suharyanto. 

Lebih lanjut, TNI Angkatan Laut juga telah mengirimkan dua kapal rumah sakit ke NTT, yaitu KRI dr Soeharso yang beroperasi di Kabupaten Manggarai dan KRI Kesatria Erlangga yang beroperasi di Manggarai Timur. 

Kemudian, pemerintah juga membangun rumah sakit lapangan di wilayah Nagekeo dan Ruteng karena dua rumah sakit di wilayah tersebut terdampak cukup parah akibat gempa. 

(Lutfia Azzahra)
 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X