AHY: Partai Demokrat Berkomitmen Kawal Pemerintahan Presiden Prabowo

14 August 2026 16:09

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan komitmen Partai Demokrat untuk tetap mengawal pemerintahan Presiden Prabowo. Pernyataan ini disampaikan AHY saat menghadiri Agenda Sidang Tahunan MPR 2026.

AHY menjelaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat terus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo melalui Parlemen. AHY juga menjelaskan Partai Demokrat terus berupaya untuk menyoroti isu-isu nasional. 

"Kami terus berupaya yang terbaik untuk bisa menyoroti isu-isu nasional, isu-isu rakyat yang tentunya penting untuk kita dengarkan melalui pidato kenegaraan bapak Presiden Prabowo pada pagi hari ini menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun," ujar AHY, dikutip dari Live Event Metro TV.

Dia menjelaskan, keinginan dan komitmen Partai Demokrat memang selaras dengan pemerintah, yaitu untuk memajukan semua sektor dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi. Termasuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. 

Hal serupa turut ditegaskan oleh Presiden Prabowo. Prabowo menegaskan Kabinet Merah Putih bakal bekerja keras menjalankan amanah dari rakyat. Menurut dia, hal itu sebagai sebuah kehormatan bisa dapat menerima tugas dari rakyat Indonesia. 


"Tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita, karena itu kita akan bekerja sekeras-kerasnya, kita akan habis-habisan bekerja untuk rakyat dan bangsa kita," kata Prabowo.

Hal senada turut disampaikan oleh Ketua DPD Sultan Bachtiar Najmudin. Sultan menekankan pembangunan nasional dan kesejahteraan harus dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengatakan agenda pembangunan tidak cukup hanya terlaksana di tingkat provinsi, tetapi juga perlu memberikan dampak hingga kabupaten, kota, kecamatan, dan desa.

"Oleh karenanya, setiap agenda pembangunan nasional harus terlaksana di seluruh provinsi, terasa di kabupaten dan kota, berdampak di kecamatan dan desa, menjangkau pulau-pulau kecil, daerah terluar, tertinggal, dan hadir di wilayah perbatasan," ujar Sultan.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X