5 Kebakaran Hutan Paling Mematikan dan Terluas dalam Sejarah Dunia-World In Minute

Willy Haryono • 21 July 2026 11:38

Jakarta: Gelombang panas yang melanda sejumlah negara dalam beberapa waktu terakhir membuat risiko kebakaran hutan semakin meningkat. Suhu ekstrem dan kekeringan berkepanjangan menjadi kombinasi yang dapat memicu api menyebar lebih cepat dan sulit dikendalikan.

Sepanjang sejarah, dunia telah mengalami sejumlah kebakaran hutan berskala besar yang menghancurkan jutaan hektare lahan, merenggut korban jiwa, hingga menyebabkan kerusakan lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun.
 

 

5 Kebakaran Hutan Paling Mematikan dalam Sejarah Dunia

Berikut lima kebakaran hutan terbesar yang pernah tercatat.

1. Black Friday Bushfires, Australia (1939)

Black Friday Bushfires menjadi salah satu bencana kebakaran terbesar dalam sejarah Australia. Peristiwa yang terjadi pada 1939 ini menghanguskan sekitar 2 juta hektare lahan. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara banyak saksi mata menggambarkan langit berubah menjadi merah dan suasana siang hari menjadi gelap akibat asap tebal.

2. Great Black Dragon Fire, China-Uni Soviet (1987)

Kebakaran yang terjadi di kawasan perbatasan China dan Uni Soviet pada 1987 berlangsung hampir satu bulan. Bencana ini menewaskan lebih dari 200 orang serta memaksa puluhan ribu penduduk mengungsi dari wilayah terdampak.

3. Black Summer, Australia (2019–2020)

Black Summer menjadi salah satu kebakaran hutan paling merusak dalam sejarah modern Australia. Api melalap lebih dari 18 juta hektare lahan, menghancurkan ribuan bangunan, dan diperkirakan menyebabkan hampir tiga miliar satwa mati atau kehilangan habitatnya.

4. Northwest Territories Fires, Kanada (2014)

Pada 2014, wilayah Northwest Territories di Kanada mengalami kebakaran hutan berskala besar. Asap dari kebakaran ini bahkan terbawa angin hingga melintasi Samudra Atlantik dan terdeteksi mencapai Eropa. Peristiwa tersebut menunjukkan besarnya skala kebakaran yang terjadi.

5. Siberian Taiga Fires, Rusia (2003)

Siberian Taiga Fires pada 2003 tercatat sebagai salah satu kebakaran hutan terbesar dalam sejarah dunia. Kebakaran ini diperkirakan menghanguskan sekitar 55 juta acre atau lebih dari 22 juta hektare hutan di Siberia. Luas wilayah yang terbakar bahkan melebihi luas Pulau Sumatra. Meski demikian, sebagian besar area yang terdampak berada di kawasan terpencil dengan jumlah penduduk yang sangat sedikit.
   

Mengapa Kebakaran Hutan Makin Sering Terjadi?

Sejumlah ilmuwan menilai kebakaran hutan berskala besar kini semakin sering terjadi. Salah satu penyebab utamanya adalah kombinasi suhu udara yang semakin panas, musim kemarau yang lebih panjang, kekeringan ekstrem, serta dampak perubahan iklim.

Kondisi tersebut membuat vegetasi menjadi lebih kering sehingga api lebih mudah muncul dan menyebar dengan cepat, terutama saat disertai angin kencang.

Nah, deretan kebakaran hutan terbesar dalam sejarah menjadi pengingat bahwa bencana ini tidak hanya menghancurkan jutaan hektare hutan, tetapi juga berdampak pada manusia, satwa liar, hingga iklim global. Karena itu, upaya pencegahan kebakaran dan perlindungan terhadap lingkungan menjadi semakin penting di tengah meningkatnya suhu bumi.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Daffa Yazid)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X