Jakarta: Tren mendaki gunung tanpa harus menginap atau membawa tenda yang populer disebut tektok kian digemari para pekerja kantoran dan pemula. Konsep perjalanan naik dan turun dalam satu hari ini menjadi solusi pas bagi pencinta alam yang memiliki keterbatasan waktu di akhir pekan.
Bagi yang ingin mencoba tektok pertama kali, berikut adalah lima rekomendasi gunung di Pulau Jawa yang jalurnya ramah fisik pemula.
1. Gunung Munara, Bogor
Berlokasi di Rumpin, Bogor, gunung setinggi 1.119 mdpl ini menjadi destinasi favorit warga Jabodetabek untuk latihan fisik singkat. Waktu tempuh tektok hanya berkisar antara dua sampai tiga jam saja. Jalurnya berupa tanah dan bebatuan, cocok untuk pemanasan akhir pekan tanpa harus mengambil cuti.
2. Gunung Andong, Magelang
Terletak di Jawa Tengah dengan ketinggian 1.726 mdpl,
Gunung Andong dikenal sangat ramah pemula karena jalurnya yang sudah tertata rapi. Perjalanan naik dan turun hanya memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Puncaknya menyuguhkan panorama 360 derajat ke arah gugusan gunung sekitar.
3. Gunung Papandayan, Garut
Gunung dengan ketinggian 2.665 mdpl ini menawarkan medan yang landai dan bersahabat bagi lutut pemula. Perjalanan tektok santai memakan waktu sekitar lima jam. Pendaki disuguhkan pemandangan kawah aktif serta lanskap Hutan Mati yang eksotis tanpa harus mendirikan tenda.
4. Gunung Prau, Dieng
Kawasan Dieng menyimpan
Gunung Prau (2.590 mdpl) yang terkenal dengan spot golden sunrise terbaik di Jawa Tengah. Dengan waktu tempuh tektok empat sampai lima jam, pendaki bisa naik dari subuh dan kembali menikmati kopi di bawah sebelum siang hari.
5. Gunung Gede via Cibodas, Jawa Barat
Bagi yang ingin tantangan sedikit lebih tinggi, jalur Cibodas di
Gunung Gede (2.958 mdpl) bisa menjadi pilihan tektok kelas menengah-pemula. Waktu tempuhnya berkisar antara tujuh sampai delapan jam. Jalurnya tertata rapi dengan bonus keindahan Alun-Alun Surya Kencana di area atas.
(Titik Nurmalasari)