Pendaki bersantai di puncak Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (24/4/2016). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd16.
Pascakebakaran, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka
Whisnu Mardiansyah • 24 September 2026 17:40
Malang: Unit Pelaksana Teknis Taman Hutan Raya (UPT Tahura) Raden Soerjo kembali membuka akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, mulai Sabtu, 26 September 2026. Pembukaan dilakukan setelah kebakaran yang melanda kawasan tersebut dinyatakan padam dan hasil pemantauan menunjukkan kondisi jalur aman untuk kembali digunakan.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan kuota pendakian Gunung Arjuno-Welirang kembali diberlakukan sebanyak 550 orang per hari.
"Benar, pembukaan pendakian (Arjuno-Welirang) dilaksanakan 26 September 2026, untuk kuota tetap sama 550 orang per hari," kata Agustiningtyas, seperti dilansir Antara, Kamis, 24 September 2026.
Pembukaan kembali jalur pendakian tersebut ditetapkan melalui Surat Pengumuman Nomor 500.4.6.10/1690/123.7.2/2026 yang diterbitkan UPT Tahura Raden Soerjo pada Selasa, 22 September 2026.
Agustiningtyas menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah petugas melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi kawasan. Pemantauan dilakukan melalui sistem SiPongi serta penyisiran langsung oleh petugas di lapangan.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat lagi titik asap baru di wilayah yang sebelumnya terdampak kebakaran, meliputi kawasan Gunung Arjuno dan gugusan pegunungan Anjasmoro. Kondisi tersebut terpantau sejak Senin, 14 September 2026.
Setelah memastikan tidak ada titik asap baru, UPT Tahura Raden Soerjo melakukan pemeriksaan terhadap jalur pendakian. Pengecekan difokuskan pada aspek keamanan jalur yang nantinya kembali dilalui para pendaki.
Gunung Arjuno-Welirang memiliki empat akses pendakian resmi. Jalur tersebut terdiri atas Sumberbrantas di Kota Batu, Tretes dan Tambaksari di Kabupaten Pasuruan, serta Lawang di Kabupaten Malang.
Pemesanan tiket pendakian untuk Gunung Arjuno dan Gunung Welirang juga kembali tersedia mulai Kamis, 24 September 2026. Calon pendaki dapat melakukan pemesanan melalui laman SiPENERANG dan tiketpendakian.com.
UPT Tahura Raden Soerjo memprioritaskan pendaki yang sebelumnya melakukan penjadwalan ulang (reschedule) akibat penutupan jalur. Kebijakan tersebut diterapkan karena terdapat ribuan calon pendaki yang terdampak penghentian aktivitas pendakian setelah kebakaran.
"Kami mengutamakan pendaki yang telah melakukan reschedule, karena kurang lebih ada 3.700 orang terdampak (penutupan pendakian akibat kebakaran), kebakaran kan terjadi 18 Agustus dan ditutup 19 Agustus 2026," ujar dia.

Penanganan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Dokumentasi/ UPT Tahura Raden Soerjo.
Dengan kembali dibukanya akses pendakian, seluruh pendaki diwajibkan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan UPT Tahura Raden Soerjo.
Salah satu ketentuan yang kembali ditekankan ialah larangan membuat api unggun di seluruh kawasan pendakian. Aturan tersebut diterapkan untuk mencegah munculnya kembali titik asap maupun api yang dapat mengganggu keamanan kawasan.
Petugas di setiap pos pendakian juga akan memeriksa barang dan logistik yang dibawa oleh para pendaki sebelum mereka memasuki jalur.
Selain memastikan perlengkapan yang dibawa sesuai ketentuan, pendaki diwajibkan membawa kembali sampah atau sisa logistik setelah menyelesaikan pendakian.
"Dan memastikan mereka membawa sampah logistiknya turun setelah mendaki," ucap dia.