Menko Airlangga: Indonesia Financial Centre di Bali akan Dibuat Setara Dubai

Anwar Fuadi • 23 June 2026 13:39

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang dibangun di Bali akan dibuat setara dengan Pusat Keuangan Internasional yang ada Dubai, Uni Emirat Arab.

Para investor yang berbisnis di kawasan pusat finansial itu nantinya akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti insentif pajak khusus.

Ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Airlangga menjelaskan, insentif khusus diberikan lantaran kawasan pusat finansial tersebut berstastus zona ekonomi special. Menurutnya, saat ini pemerintah tengah mematangkan jenis insentif yang akan diberikan.

"Ada lintas kementerian yang sedang menjawab. Di dalam beberapa special economic zone memang kita berikan insentif khusus. Nanti masih kita matangkan," kata Airlangga, Senin, 22 Juni 2026.

Selain di Bali, Airlangga menyebut akan ada lebih dari satu Pusat Finansial Internasional yang dibangun di Indonesia. Namun untuk saat ini, pemerintah akan lebih dahulu fokus pada pengembangan pusat finansial yang ada di Bali.

"Tahap sekarang di bali dulu," ujar Menko Airlangga.

Pembentukan PFII diatur dalam Perubahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Kawasan ini disiapkan menjadi pusat keuangan global untuk menarik dana asing masuk ke Indonesia.

(Wijokongko)