Pemkab Tangerang Gelar Wisuda ASI, Upaya Cetak Generasi Sehat dan Bebas Stunting

10 August 2026 15:59

Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar kegiatan Wisuda ASI tingkat kabupaten. Acara yang memasuki tahun ketiga ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Kamis, 6 Agustus 2026.

“ASI eksklusif diberikan hingga bayi berusia enam bulan bagi yang mendapatkan sertifikat. Namun, bagi 250 bayi yang hadir, kami juga memberikan bantuan suplemen dan makanan tambahan untuk menunjang perkembangan kesehatan mereka,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 250 bayi yang hadir bersama orang tua mereka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 132 bayi secara resmi menerima sertifikat Wisuda ASI karena berhasil mendapatkan ASI eksklusif secara penuh hingga usia enam bulan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang hadir langsung dalam acara tersebut menegaskan bahwa Wisuda ASI merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, pemberian ASI eksklusif adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
 



Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menjelaskan bahwa Wisuda ASI tidak hanya menjadi bentuk apresiasi tetapi juga motivator bagi para ibu untuk melanjutkan pemberian ASI hingga anak berusia 2 tahun serta menyiapkan MPASI yang berkualitas.

Ia menyebut dengan langkah nyata ini Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting. Ia berharap melalui momentum Pekan Menyusui Sedunia 2026 semakin banyak ibu yang mendapat edukasi dan dukungan berkelanjutan, baik dari keluarga, lingkungan kerja, maupun fasilitas kesehatan.

"Tujuannya agar para ibu termotivasi memberikan ASI eksklusif. Bagi yang sudah lulus (wisuda), kami dorong untuk tetap memberikan ASI hingga umur dua tahun. Ini sangat penting untuk mencegah stunting," jelas Hendra Tarmizi.

Melalui momentum ini, Pemkab Tangerang juga mengajak seluruh orang tua, khususnya ibu yang memiliki bayi dan balita, untuk rutin membawa anak mereka ke Posyandu. Hal ini penting guna memantau tumbuh kembang anak sejak dini serta mendapatkan layanan kesehatan yang memadai agar anak-anak Kabupaten Tangerang tumbuh sehat dan bebas stunting.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X