Jakarta: Flamingo merupakan salah satu burung paling ikonik di dunia. Warna bulunya yang merah muda cerah, leher panjang, dan kebiasaannya berdiri dengan satu kaki membuat burung ini mudah dikenali. Namun, dibalik penampilannya yang unik, flamingo menyimpan berbagai fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui.
Berikut beberapa fakta menarik tentang burung flamingo
1. Flamingo Tidak Terlahir Berwarna Merah Muda
Banyak orang mengira
flamingo memang lahir dengan warna merah muda. Faktanya,
anak flamingo yang baru menetas memiliki bulu berwarna abu-abu gelap dan tampak jauh berbeda dari induknya.
Warna merah muda khas flamingo baru muncul setelah beberapa kali pergantian bulu. Warna tersebut berasal dari pigmen alami yang disebut karotenoid, yang terdapat pada alga dan hewan kecil seperti udang air asin yang menjadi makanan mereka.
Saat flamingo mengonsumsi makanan yang kaya karotenoid, tubuhnya akan memproses pigmen tersebut sehingga perlahan-lahan mewarnai bulunya menjadi merah muda hingga kemerahan.
2. Flamingo Hidup di Lingkungan yang Sangat Asin
Flamingo dikenal mampu bertahan hidup di habitat yang cukup ekstrem. Burung ini sering ditemukan di laguna, muara, danau garam, hingga kawasan perairan dangkal dengan tingkat salinitas yang tinggi.
Lingkungan yang sangat asin sebenarnya menjadi keuntungan bagi flamingo. Tidak banyak hewan lain yang mampu hidup di tempat tersebut, sehingga persaingan untuk mendapatkan makanan menjadi lebih sedikit. Kondisi ini memungkinkan flamingo memperoleh sumber makanan seperti alga, udang kecil, dan berbagai organisme air lainnya dengan lebih mudah.
3. Flamingo Makan dengan Cara yang Unik
Flamingo termasuk hewan penyaring makanan atau filter feeder, sama seperti beberapa spesies paus dan kerang.
Saat mencari makan, flamingo akan membalikkan kepalanya ke dalam air sehingga paruhnya menghadap ke belakang.
Kemudian burung ini menggerakkan kepala dari sisi ke sisi sambil memompa air menggunakan lidahnya. Di bagian dalam paruh terdapat struktur menyerupai sisir yang berfungsi sebagai penyaring. Air akan keluar kembali, sementara makanan seperti alga, larva serangga, biji-bijian kecil, dan krustasea akan tertahan dan kemudian dimakan.
4. Induk Flamingo Menghasilkan 'Susu' untuk Anak-anaknya
Salah satu fakta paling unik dari flamingo adalah kemampuannya menghasilkan cairan khusus yang dikenal sebagai susu tembolok (crop milk).
Cairan ini diproduksi di bagian tembolok atau saluran pencernaan bagian atas, lalu diberikan kepada anak flamingo melalui mulut. Meski disebut susu, cairan ini berbeda dengan susu mamalia.
Susu tembolok kaya akan protein dan lemak yang dibutuhkan anak flamingo untuk tumbuh. Menariknya, baik induk jantan maupun betina sama-sama dapat menghasilkan cairan tersebut untuk memberi makan anaknya hingga cukup besar untuk mencari makanan sendiri.
5. Flamingo Bisa Tidur dengan Satu Kaki
Pemandangan flamingo berdiri dengan satu kaki sudah sangat terkenal. Namun ternyata perilaku tersebut bukan sekadar gaya unik.
Penelitian menunjukkan bahwa berdiri dengan satu kaki justru membantu flamingo menghemat energi. Posisi ini membutuhkan aktivitas otot yang lebih sedikit dibandingkan saat berdiri dengan dua kaki.
Selain itu, kebiasaan tersebut juga membantu menjaga suhu tubuh. Dengan menyelipkan satu kaki ke bawah tubuhnya, flamingo dapat mengurangi kehilangan panas melalui kaki dan telapak kaki, terutama saat berada di perairan yang dingin.
(Jessica Nur Faddilah)