223 Hotspot Terdeteksi di Riau, OMC Digencarkan untuk Padamkan Karhutla

26 August 2026 22:39

Riau: Sebanyak 223 titik panas (hotspot) masih terdeteksi di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor dan mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Rapat koordinasi percepatan penanganan karhutla digelar di Kantor BPBD Provinsi Riau. Dari ratusan titik panas tersebut, 91 titik berada di Pelalawan, 45 titik di Indragiri Hilir, dan 35 titik di Bengkalis.

Tersisa 9 Titik Api (Firespot)


Meski titik panas masih mencapai 223, titik api yang terpantau aktif kini tersisa sembilan titik. Sebarannya berada di Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Pemerintah terus melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke wilayah lain.

32 Penerbangan OMC Digelar

Sebagai upaya mempercepat penanganan, sebanyak 32 penerbangan operasi modifikasi cuaca telah dilakukan. Hujan kemudian turun di sejumlah wilayah, termasuk Bengkalis hingga Kampar.

Perwakilan BNPB Brigjen TNI Mohammad Syech Ismed mengatakan OMC dinilai efektif membantu penanganan karhutla.

“Hari ini aja kita sudah melaksanakan dua sorti yang sudah terlaksana dan sekarang lagi persiapan satu sorti untuk melaksanakan OMC,” ujar Ismed dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu 26 Agustus 2026. 

Menurut Ismed, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah Riau sejak dini hari. Hujan lebat tercatat terjadi di Bengkalis, Siak, dan Kota Pekanbaru.

Bahkan, hujan turun di beberapa lokasi yang terdapat titik api sehingga membantu proses pemadaman.

“Ada di titik api atau titik kebakaran juga turun hujan lebat sehingga ini sangat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Provinsi Riau,” katanya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X