Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menko AHY dan Menhub Pastikan Keselamatan Penumpang serta Refund Tiket 100%

7 September 2026 17:24

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi meninjau langsung kesiapan dan penanganan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menyusul aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang meningkat dalam 72 jam terakhir. Dalam keterangannya, Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan keselamatan penerbangan di atas segalanya.

"Tercatat per hari ini, selama tiga hari terakhir ada 2.961 penerbangan yang terdampak, terdiri dari 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional. Kurang lebih 341.000 penumpang terdampak, baik yang tertahan di bandara maupun yang harus membatalkan perjalanan," kata AHY dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Senin, 7 September 2026.

Kebijakan Refund dan Transportasi Alternatif


Guna meringankan beban masyarakat, pemerintah telah menginstruksikan seluruh maskapai dan Online Travel Agent (OTA) untuk memberikan pengembalian dana (refund) sebesar 100 persen.

"Kami pastikan masyarakat mendapatkan haknya. Refund 100 persen harus dikembalikan, baik secara online maupun langsung di bandara. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sarana transportasi darat seperti bus DAMRI dan kereta api KAI di kota-kota terdampak secara gratis bagi penumpang yang dialihkan," tambah AHY.

Pemerintah juga telah menyiapkan lima bandara alternatif yang beroperasi 24 jam untuk melayani pengalihan penerbangan, yakni Bandara Kertajati (Majalengka), Ahmad Yani (Semarang), Adi Soemarmo (Solo), Yogyakarta International Airport (YIA), dan Juanda (Surabaya).
   

NOTAM Diperpanjang demi Keselamatan


Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi menjelaskan bahwa penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma masih diperpanjang melalui NOTAM (Notice to Airmen) hingga pukul 24.00 WIB. Keputusan ini diambil berdasarkan pemantauan sebaran abu vulkanik dari Volcanic Ash Advisory Centers (VAAC) Darwin.

"Meskipun hasil paper test di beberapa bandara sudah menunjukkan hasil negatif, kami tetap bersikap konservatif karena arah angin sangat dinamis. Kami ingin memastikan abu vulkanik benar-benar menjauh sebelum operasional dibuka kembali," jelas Menhub Dudi.

Ia menambahkan, perpanjangan waktu penutupan juga digunakan pihak pengelola bandara untuk membersihkan landasan pacu (runway), taxiway, dan apron dari sisa debu vulkanik yang dapat membahayakan mesin pesawat.

"Ini bukan soal prestasi untuk membuka bandara dengan cepat, tapi soal keselamatan. Kami tidak ingin mengesampingkan aspek keselamatan hanya demi kecepatan," ucapnya.

Imbauan Kesehatan


Di akhir keterangannya, Menko AHY juga mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penderita gangguan pernapasan, untuk tetap waspada terhadap dampak kesehatan dari abu vulkanik yang mengandung material silika.

Pemerintah melalui kementerian terkait akan terus memperbarui informasi secara berkala mengenai status penerbangan dan aktivitas Gunung Anak Krakatau kepada masyarakat luas.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X