9 September 2026 20:37
Febiola Purba, seorang siswi SMK swasta di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, masih harus menjalani perawatan intensif akibat mengalami gangguan ingatan usai menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hampir satu bulan berlalu sejak peristiwa tersebut, Febiola belum dapat kembali bersekolah karena kondisinya belum pulih. Sang ibu, Elvinus Lusiana Sitanggang, mengungkapkan bahwa putrinya sempat tidak mengenali anggota keluarga maupun teman-teman sekolahnya.
“Kalau ingatannya untuk sekarang sedikit-sedikit sudah mulai pulih karena semenjak dia kejang yang terakhir ini, mungkin itu tadi pikir pikiranku, anakku ini mungkin gara-gara dia udah kejang sekali lagi makanya ingatannya pulih kembali gitu aja,” ujar Elvinus dalam tayangan Primetime News Metro TV, Rabu, 9 September 2026.
Saat ini, Febiola menjalani pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, dengan penanganan dari tim dokter spesialis gastro anak, neurologi anak, serta psikiatri.
Pada kunjungan medis kedua tersebut, fokus pemeriksaan tertuju pada bidang neurologi anak dan psikiatri, termasuk pemeriksaan rekam gelombang otak (electroencephalogram/EEG). Meski demikian, sang ibu menyebut ingatan putrinya kini sudah mulai pulih secara perlahan.
Baca Juga :
Penderitaan yang dialami Febiola mendapat perhatian dari Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution. Bobby menegaskan bahwa keselamatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG. Selain penanganan medis terhadap dampak racun, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara juga berjanji memberikan pendampingan berkelanjutan untuk mengatasi trauma psikologis korban.
“Bukan hanya racunnya ya, tapi traumanya ini mungkin mungkin maka nanti hal-hal seperti ini akan kita dampingi terus selama ini mungkin hanya masuk dari Dinas Kesehatan kita akan masuk juga Dinas Perlindungan Anak,” ujar Bobby.
Febiola merupakan satu dari total 389 siswa dari lima sekolah di Kabupaten Karo yang mengalami keracunan makanan usai mengonsumsi sajian MBG pada 13 Agustus lalu.