Televisi pemerintah Iran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, yang disebut sebagai kemenangan bersejarah. Iran menyatakan Amerika Serikat (AS) menerima rencana yang mencakup nonagresi, pengakuan kendali Selat Hormuz serta pencabutan sanksi.
Perundingan dijadwalkan dimulai di Islamabad pada 10 April 2026, dengan durasi awal dua minggu dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua pihak.
Langkah tersebut diharapkan meredakan ketegangan setelah
konflik intens di kawasan.
Hal yang sama juga disampaikan oleh
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia mengumumkan
penangguhan aksi militer terhadap Iran akan dilakukan
selama dua minggu.
"Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” sebut Trump dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Anadolu.