20 January 2026 10:31
Pangkep: Tim SAR gabungan menghadapi kendala besar saat mencoba mengevakuasi satu jenazah laki-laki korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari jurang sedalam 200 meter, di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Senin, 19 Januari 2026.
Kabut tebal dan hujan deras memaksa 10 personel tersebut untuk menghentikan operasi sementara. Mereka memutuskan menginap di dalam jurang demi menjaga keselamatan tim serta kondisi jenazah.
Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan, menjelaskan bahwa sistem penarikan sulit dilakukan akibat kemiringan medan yang sangat ekstrem. Jarak pandang yang hanya berkisar tiga hingga lima meter menjadi alasan utama tim memutuskan untuk bermalam di lokasi tersebut guna menghindari risiko fatal.
"Kami kesulitan melakukan evakuasi dari bawah ke atas karena medan yang sangat miring dan curam di kedalaman 200 meter. Mengingat jarak pandang hanya 3 hingga 5 meter, kami memutuskan agar tim tetap berkemah di wilayah tersebut," ujar Andi Sultan, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 20 Januari 2026.