20 January 2026 09:38
Tim SAR gabungan masih mengalami kendala besar dalam proses evakuasi dua jenazah korban pesawat ATR 42-500 dari puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kondisi medan yang sangat berat serta cuaca ekstrem di lokasi menjadi penghambat utama bagi petugas dalam melakukan evakuasi.
Hingga memasuki hari pencarian keempat, tim di lapangan melaporkan bahwa lokasi pencarian masih diselimuti kabut tebal disertai hujan lebat dan angin kencang. Badai yang terjadi sejak Senin, 19 Januari 2026, malam hingga Selasa, 20 Januari 2026, pagi ini, mengakibatkan jarak pandang personel sangat terbatas. Hanya berkisar satu hingga tiga meter.
Dua jenazah korban yang telah ditemukan di dasar tebing pada Senin, 19 Januari 2026, hingga kini belum berhasil diangkat ke atas. Hal ini disebabkan oleh posisi penemuan jenazah yang berada di dasar tebing sangat curam dengan tingkat kesulitan evakuasi yang sangat tinggi.