Jakarta: Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai. Sebanyak 17 kelompok terbang (kloter) dari gelombang pertama dijadwalkan kembali ke Indonesia pada hari pertama operasional pemulangan jemaah haji tahun 2026.
Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, ribuan jemaah mulai diberangkatkan secara bertahap dari pemondokan di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.
Kloter pertama yang mengawali proses pemulangan berasal dari Embarkasi Batam (BTH 01). Sebanyak 445 jemaah diberangkatkan menuju bandara untuk selanjutnya terbang kembali ke Indonesia.
Pelepasan jemaah dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, didampingi Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal.
Pada hari pertama operasional pemulangan, sebanyak 17 kloter dengan total 6.798 jemaah dijadwalkan kembali ke berbagai embarkasi di Indonesia. Proses kepulangan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter.
Kepala PPIH Daker Makkah, Ihsan Faisal, menyampaikan bahwa secara umum kondisi jemaah yang akan dipulangkan berada dalam keadaan baik dan siap menjalani perjalanan panjang menuju Tanah Air.
Menurut Ihsan, kloter pertama BTH 01 dijadwalkan lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz pada dini hari. Ia juga memastikan seluruh layanan bagi jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik.
"Yang pertama adalah kloter BTH 01 atau Batam 1. Insya Allah Batam 1 akan take off dari Bandara King Abdul Aziz pada pukul 03.00 waktu setempat. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Mulai dari layanan konsumsi hingga transportasi bagi jemaah," ujar Ihsan Faisal.
Lebih lanjut, Ihsan menuturkan bahwa para jemaah dalam kondisi sehat dan siap kembali ke Indonesia setelah lebih dari satu bulan menjalani rangkaian ibadah haji. Banyak di antara mereka yang mengaku telah merindukan keluarga dan kampung halaman.
Fase pemulangan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan ibadah haji bagi jemaah Indonesia yang telah menjalani berbagai rangkaian ibadah, mulai dari umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah, hingga tawaf ifadlah dan sa'i di Masjidil Haram.
Pemerintah berharap proses pemulangan seluruh jemaah dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman hingga akhir operasional haji tahun ini.