Wukuf di Arafah, Puncak Spiritual Ibadah Haji

26 May 2026 20:57

Lebih dari 1,5 juta haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Padang Arafah pada hari ini, 9 Zulhijah, untuk melaksanakan wukuf. Ritual suci yang merupakan puncak spiritual dari ibadah haji ini diwarnai dengan kekhusyukan dan panjatan doa tiada henti.

Sejak fajar menyingsing, lautan manusia bergerak dari Mina memadati kawasan Arafah. Salah satu titik konsentrasi utama jemaah adalah Jabal Rahmah, bukit batu bersejarah tempat Nabi Muhammad SAW menyampaikan khotbah perpisahannya. Ribuan pengeras suara terus menggemakan lantunan kalimat talbiyah yang syahdu.

Menanggalkan Atribut Duniawi

"Al-hajju Arafah" (Haji adalah Arafah). Berpegang teguh pada sabda Nabi Muhammad SAW tersebut, wukuf diyakini sebagai momen paling sakral dan mustajab untuk berdoa.

Di padang tandus berbalut pasir halus ini, jemaah pria dengan kain ihram putihnya serta jemaah wanita dengan pakaian penutup aurat duduk bersimpuh. Mereka menanggalkan seluruh harta, ras, dan status sosial yang sejatinya tidak memiliki arti di hadapan Sang Pencipta. Wukuf mengistirahatkan raga dan pikiran manusia dari segala hiruk-pikuk urusan duniawi untuk sepenuhnya fokus merenung dan memohon ampunan hingga matahari terbenam.


Doa untuk Kemanusiaan dan Palestina

Ibadah haji menyatukan umat Islam dari berbagai negara untuk berjuang tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi kemanusiaan. Hal ini tercermin dari panjatan doa para jemaah lintas negara.

Salem Naji Ahmed, seorang jemaah yang menempuh perjalanan darat selama empat hari empat malam dari Yaman, mengungkapkan rasa syukurnya. "Ini adalah hari terbaik kami, hari Arafah. Kami berdoa agar Arab dan negara-negara muslim bersatu," tutur dikutip dari Live Event Wukuf Arafah Metro TV, Selasa 26 Mei 2026. 

Kepedulian terhadap krisis kemanusiaan juga menggema kuat di Padang Arafah. Saeed Saif, jemaah asal Maroko, secara khusus mendedikasikan doanya untuk penderitaan rakyat Palestina.

"Rakyat Palestina, dari Gaza, semoga Allah meringankan mereka dari penyiksaan. Saya berdoa pada Allah untuk mempermudah mereka dan memberikan kemenangan bagi mereka," harapnya.

Ibadah wukuf ini menjadi cerminan kepulangan manusia secara mutlak kepada Allah SWT. Sebuah perjalanan kesadaran bahwa segala sesuatu di dunia ini fana dan pada akhirnya akan lenyap, kecuali wajah-Nya, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an Surah Al-Qashash ayat 88.

(Sofia Zakiah)