Warga pesisir Pasuruan, Jawa Timur menggelar tradisi Praonan untuk menyambut Lebaran Ketupat. Tradisi Praonan atau naik perahu digunakan warga sebagai ajang silaturahmi sambil melihat pemandangan alam dari tengah lautan.
Warga Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur menggelar tradisi Praonan untuk menyambut Lebaran Ketupat. Tradisi ini dilakukan dengan naik perahu ke tengah laut saat Lebaran Ketupat atau hari ketujuh Lebaran. Tradisi Praonan ini menggambarkan angkutan perahu sebagai sarana silaturahmi warga yang tinggal di pesisir.
Tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, tidak saja dari Pasuruan, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di sekitarnya.
“Kesan saya seneng banget ya. Di sini banyak warga kumpul, jadi diagendakan setiap tahun. Jadi kita bisa ramai-ramai. Biasanya saya yang takut naik perahu jadi seneng bersama teman-teman tadi. Jadi di tengah-tengah laut juga kesannya seneng banget dan tetap dilestarikan budaya seperti ini.” kata Pengunjung Asal Malang, Hellen, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 29 Maret 2026.
Untuk menjaga keselamatan para pengunjung, petugas dari Satpolairud Polres Pasuruan Kota disiagakan sambil melakukan operasi laut.
“Dalam hal kegiatan pengamanan Praonan, telah menyiagakan tiga unit kapal patroli untuk melaksanakan pengamanan giat Praonan di wilayah Kota Pasuruan dan sekitarnya. Mulai dari Kraton, kemudian Panggung, Pelabuhan Kota, Rejoso, dan Lekok maupun Nguling.” ucap Kasatpolairud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno.