NEWSTICKER

Kasus Brigadir J, Komnas HAM Berhasil Dapatkan Informasi dari 10 HP

5 August 2022 17:19

Komnas HAM memeriksa sejumlah Ahli Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mendalami bukti-bukti dari senjata api yang digunakan Bharada Eliezer dan Brigadir Yosua sejak Jumat (5/8/2022) Pagi.

Pemeriksaan pada Tim Siber dan juga Puslabfor Polri telah selesai pada pukul 15.00 WIB. Pada konferensi pers, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dan Muhammad Choirul Anam menyampaikan beberapa fakta baru berdasarkan hasil pemeriksaan ini.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan bahwa ada 15 telepon genggam yang sudah berhasil didapatkan informasinya oleh tim Siber Polri. Namun, ada sepuluh telepon genggam yang baru selesai dilakukan pemeriksaan. Sehingga, masih ada lima telepon genggam yang akan dilakukan pemeriksaan lanjutan pada Rabu (10/8/2022).

Pada kesempatan itu Komisioner Komnas HAM juga menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan mengenai pemilik dari telepon genggam ini. Namun, dapat dipastikan bahwa telepon genggam ini milik dari orang-orang yang diduga terlibat dalam pusaran utama tewasnya Brigadir J. 

Pemeriksaan pada Jumat (5/8/2022) ini awalnya beragendakan pemeriksaan uji balistik dari Puslabfor Polri kemudian pemeriksaan telepon genggam dari Tim Siber Bareskrim Polri. Namun, Komnas HAM baru bisa memeriksa informasi yang ada dalam telepon genggam sebagai salah satu alat bukti dalam kasus tewasnya Brigadir J.