11 October 2026 03:38
Jakarta: Isu lapangan pekerjaan dan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi perhatian dalam kegiatan Taman Asik yang digelar DPP Taruna Merah Putih Bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan di Taman Kota Cattleya, Jakarta Barat.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi generasi muda untuk memahami tantangan dunia kerja di masa depan sekaligus mengenali peluang yang muncul seiring perkembangan teknologi. Acara tersebut juga menghadirkan bazar UMKM, pelatihan kerja, pelatihan kopi, hingga pelatihan teknologi digital.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, yang hadir sebagai narasumber, mengatakan DPR tengah mendorong regulasi untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi perubahan dunia kerja. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah pemenuhan jaminan sosial bagi pekerja yang menggunakan teknologi dalam pekerjaannya.
“Kita di DPR sudah mencoba untuk mendorong satu regulasi yang mempersiapkan anak-anak muda Indonesia untuk bisa lebih siap untuk bekerja di masa yang akan datang dengan memastikan bahwa misalnya, pekerja yang bekerja dengan teknologi tetap mendapatkan jaminan sosial yang dibutuhkan,” ujar Charles dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu 10 Oktober 2026.
Perkembangan AI diprediksi dapat menggeser jutaan pekerjaan konvensional hingga 2030. Karena itu, peningkatan keterampilan dan pemahaman terhadap teknologi menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan tenaga kerja.
Ketua Bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan DPP Taruna Merah Putih, Manggata Toding Allo, menekankan pentingnya memanfaatkan AI sebagai alat pendukung, bukan justru membuat manusia bergantung pada teknologi tersebut.
“Pesannya kita AI itu harus kita manfaatkan, tapi jangan sampai kita kemakan sama AI. Makanya di acara kami ini kita lihat peluang di 2030 nanti, apa tantangan sebenarnya anak muda dengan perkembangan ekonomi ini. Itu terjawab di seminar kita hari ini,” kata Manggata.
Melalui Taman Asik, DPP Taruna Merah Putih berharap generasi muda dapat lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja. Kegiatan ini juga diharapkan mendukung target pemerintah untuk menyediakan 19 juta lapangan pekerjaan bagi masyarakat.