14 October 2026 08:17
Jakarta: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat konsolidasi zakat nasional untuk mengoptimalkan pengelolaan dana umat agar lebih produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan literasi zakat, serta integrasi kelembagaan dari pusat hingga daerah.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menekankan bahwa potensi zakat nasional perlu dikelola secara lebih serius agar dapat mendukung berbagai kebutuhan umat, termasuk pendidikan, pesantren, dan dakwah.
“Kita harus sama atau lebih seriusnya mengelola dana umat. Kenapa? Karena sekolah, pesantren, dakwah dan lain-lain itu perlu dana. Kami bertekad penuh untuk menggali potensi yang luar biasa itu,” ujar Sodik dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 14 Oktober 2026.
Menurut Sodik, peningkatan tata kelola, kualitas SDM, dan literasi zakat menjadi aspek penting agar potensi zakat yang besar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Intinya adalah peningkatan tata kelola, peningkatan SDM, dan peningkatan literasi agar potensi yang luar biasa tersebut menjadi nyata,” katanya.
Selain pembenahan tata kelola, konsolidasi zakat nasional juga mencakup penguatan regulasi dan integrasi kelembagaan agar pengelolaan dana umat berjalan lebih terarah dan akuntabel.
Baznas juga mendorong digitalisasi dan pengembangan ekonomi produktif untuk memperluas penyaluran zakat serta meningkatkan dampaknya terhadap kesejahteraan para penerima manfaat.