Pelni Gratiskan Ongkir Bantuan Gempa NTT, Simak Syaratnya

31 August 2026 18:04

Bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Guna mempercepat penyaluran, PT Pelni (Persero) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggratiskan 100 persen tarif dasar pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

PLT Kepala Cabang PT Pelni Ende, Haikal, menyatakan pembebasan biaya angkutan ini merupakan bentuk dukungan nyata dalam masa tanggap darurat bencana. Pihaknya memaksimalkan kapal trayek reguler agar kebutuhan pokok lekas tiba.

"Yang menariknya, fasilitas gratis ini bukan semata-mata keputusan komersial Pelni. Kementerian Perhubungan juga memberikan potongan tarif 100 persen muatan barang di kapal penumpang Pelni sehingga biaya angkutannya menjadi nol rupiah," ujar Haikal dikutip dari Prioritas Indonesia, Metro TV, Senin 31 Agustus 2026. 

Untuk menikmati fasilitas ini, donatur harus berkoordinasi dengan Posko Bersama di pelabuhan. Syarat utamanya meliputi: bantuan murni untuk kemanusiaan, melampirkan surat pengantar resmi lembaga, menyertakan packing list, dikemas aman, serta dipastikan bukan barang berbahaya atau mudah terbakar.
 



Sejauh ini, Pelni tercatat telah mengangkut 282,5 ton dan 481 koli bantuan yang terdiri atas makanan, obat-obatan, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong optimalisasi armada laut. Langkah ini strategis untuk mendistribusikan logistik ke titik-titik yang terisolasi akibat akses jalan darat yang terputus.

"Apabila memang jalur darat agak sulit, maka bisa dilalui dengan jalur laut karena NTT itu kepulauan. Jadi kita bisa mengelilingi pulau itu untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tidak bisa ditembus melalui jalan darat," terang Dudy.

Dudy juga memastikan infrastruktur transportasi di NTT masih mumpuni. Kondisi sisi laut pada tujuh pelabuhan utama terpantau aman. Begitu pula dengan fasilitas udara; area landasan pacu terpantau normal meski terdapat sedikit keretakan pada beberapa terminal penumpang.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X