Warga Bandung Galang Rp2 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Serah terima bantuan dari warga Kota Bandung untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Balai Kota Bandung, Senin, 31 Agustus 2026. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)

Warga Bandung Galang Rp2 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Roni Kurniawan • 31 August 2026 16:57

Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2.032.736.809 untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dihimpun dari masyarakat Kota Bandung tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung untuk didistribusikan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi seluruh pihak yang bergotong royong menggalang bantuan sebagai bentuk kepedulian warga Kota Bandung terhadap masyarakat terdampak bencana.

"Ini amanah untuk diserahterimakan berupa bantuan bagi korban gempa di NTT dari warga Kota Bandung melalui Baznas Kota Bandung langsung diberikan kepada Baznas RI," ujar Farhan saat serah terima bantuan berlangsung di Balai Kota Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.


Meski belum sebanding dengan kebutuhan akibat bencana, semangat gotong royong ini diharapkan mendorong masyarakat meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah.

"Memang jumlahnya dibandingkan dengan bencananya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini memicu gelombang zakat, infak dan sedekah dari warga Kota Bandung untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Baznas," kata Farhan.

Farhan mengapresiasi dukungan Bank bjb melalui dana CSR. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat penting dalam merespons persoalan kemanusiaan.

Farhan menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas warga Bandung kepada masyarakat terdampak bencana. Ia berharap kolaborasi Pemkot Bandung, Baznas Kota Bandung, Baznas RI, Bank bjb, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar kepedulian sosial berlanjut setelah bencana.

"Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini memberikan berkah dan manfaat," ucap Farhan.


Warga melintas di bangunan yang rusak akibat gempa NTT. Foto: Antara

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi Pemkot Bandung yang menyalurkan bantuan melalui Baznas. Menurutnya, langkah tersebut membuat penyaluran bantuan lebih terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan korban di lapangan.

"Terima kasih, Pak Wali Kota, luar biasa. Pertama telah menggalang kepedulian kita untuk saudara-saudara kita di NTT. Dan luar biasa kedua, Bapak betul-betul memerankan Baznas," ungkap Sodik.

Sodik mengatakan Baznas telah bergerak sejak awal bencana di NTT. Tim Baznas memberikan bantuan tanggap darurat berupa tenda, makanan dan sembako, layanan kesehatan, air bersih, serta perlindungan bagi perempuan dan anak-anak.

Pada tahap pasca-bencana, Baznas menyiapkan program renovasi fasilitas umum, bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa, serta dukungan usaha bagi masyarakat terdampak.

"Pasca-bencana yang akan kami lakukan adalah infrastruktur, bantuan-bantuan untuk sekolah sampai beasiswanya, dan yang ketiga adalah kesehatan," bebernya.

Sodik berharap bantuan dari Kota Bandung bermanfaat bagi masyarakat NTT sekaligus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Ia menilai Kota Bandung berpotensi menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berkat dukungan pemerintah daerah dan tingginya kepedulian masyarakat.

(Silvana Febiari)