Warga Kenya Demo Tolak Lanud Jadi Pusat Karantina Ebola

2 June 2026 17:08

Ratusan pemuda di Kota Nanyuki, Kenya Tengah pada hari Senin berdemonstrasi menentang pendirian pusat karantina Ebola di pangkalan udara Laikipia untuk warga negara Amerika yang terpapar virus tersebut.

Para pengunjuk rasa berbaris menuju ke gerbang pangkalan udara, meneriakkan slogan-slogan anti Ebola dan membakar barikade di jalan-jalan di dekatnya. Demo ini berkaitan dengan pernyataan para pejabat Amerika Serikat pada Kamis lalu bahwa Amerika Serikat berencana untuk mengirim warga Amerika yang terpapar Ebola saat berada di luar negeri ke sejumlah fasilitas baru di Kenya, alih-alih menerbangkan mereka pulang ke Amerika.
 

Baca juga: Ruto Mengakui Trump Minta Kenya Bangun Fasilitas Karantina Ebola AS


Mereka menyatakan fasilitas tersebut akan berada di pangkalan udara Laikipia dan akan beroperasi dengan 50 tempat tidur karantina pada hari Jumat. Namun para pemimpin dan penduduk sekitar di pangkalan udara Laikipia merasa khawatir dengan kebijakan tersebut akan membuat warga mereka terpapar virus Ebola.

Benson Munene, seorang pemimpin pemuda di Kabupaten Laikipia, tempat kota Nanyuki berada, menyatakan bahwa Amerika sangat egois karena memaksakan fasilitas tersebut kepada Kenya. Kenya belum mencatat kasus Ebola tetapi negara tetangganya, Uganda, telah melaporkan 9 kasus dan menutup perbatasannya dengan Kongo. Di Kongo sendiri kasus Ebola dilaporkan sudah sebanyak 282 kasus.

(Nopita Dewi)