BNPB: 38 Ribu Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Barat

4 September 2026 16:51

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, mengungkapkan bahwa total luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat telah mencapai 38 ribu hektare. Angka ini menempatkan Kalimantan Barat sebagai wilayah dengan luas kebakaran terbesar di antara enam provinsi prioritas penanganan karhutla.

Berdasarkan data terbaru hingga Jumat, 4 September 2026, terdapat 61 titik api (fire spot) yang teridentifikasi dari patroli udara. Meski upaya pemadaman terus dilakukan, tantangan berat muncul dari karakteristik lahan gambut yang membuat asap tetap mengepul meski api di permukaan telah padam.

"Apinya mungkin sudah padam, tetapi asap di lahan gambut ini yang terus-menerus keluar dan mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk mengganggu penerbangan di Bandara Supadio," ujar Suharyanto dalam tayangan Breaking News Metro TV, Jumat, 4 September 2026.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB berencana menambah armada udara. Saat ini, Kalbar telah didukung oleh sembilan helikopter water bombing. Kekuatan ini akan bertambah dengan rencana kedatangan tiga unit helikopter Chinook bantuan dari tentara bela diri Jepang pada Rabu, 10 September 2026 mendatang. Selain itu, dua pesawat CASA disiapkan untuk operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna memicu hujan deras.
 


Suharyanto juga memberikan apresiasi tinggi kepada Satgas Darat yang dinilai bekerja sangat efektif. Dari sekitar 802 hektare lahan yang terbakar kemarin, pasukan darat berhasil memadamkan lebih dari setengahnya, yakni sekitar 432 hektare.

"Satgas Darat ini Panglima apresiasi ya, ini sangat baik. Saya punya data di beberapa provinsi, ini termasuk hasil yang dicapai Kalimantan Barat operasi harian itu paling besar ini, paling berarti kekompakan di Satgas darat ini luar biasa ini,” pungkasnya.

BNPB berharap operasi keroyok udara dan darat, ditambah bantuan internasional dan modifikasi cuaca, dapat segera menuntaskan masalah kabut asap yang menyelimuti wilayah Kubu Raya, Ketapang, dan sekitarnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X