Jakarta: Makan sembari menyaksikan tayangan di televisi atau layar ponsel kerap menjadi aktivitas favorit untuk mengisi waktu santai. Namun, kebiasaan yang terlihat sepele ini rupanya dapat membuat seseorang makan tanpa sadar dan mengabaikan sinyal kenyang dari tubuh.
Kurangnya fokus saat bersantap dapat membuat seseorang sulit menyadari jumlah makanan yang telah dikonsumsi. Makan sambil menonton televisi dapat membuat seseorang lebih mudah makan secara berlebihan karena perhatian teralihkan dari makanan.
5 Bahaya Makan Sambil Nonton
Berikut adalah lima bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan
makan sambil menonton seperti dikutip dari
Cleveland Clinic :
1. Kehilangan Kontrol Porsi Makan
Ketidakfokusan pada proses makan membuat pikiran terdistraksi, sehingga seseorang sulit menyadari berapa banyak makanan yang telah dikonsumsi.
Distraksi saat makan dapat membuat seseorang tidak menyadari tanda-tanda bahwa tubuh sudah cukup menerima makanan. Kondisi ini akhirnya dapat mendorong seseorang untuk makan lebih banyak.
2. Kecenderungan Mengonsumsi Junk Food
Sensasi ingin terus mengunyah saat menonton sering memicu keinginan untuk mengudap makanan cepat saji atau camilan tinggi gula dan garam, bahkan setelah mengonsumsi makanan berat.
Kebiasaan mengudap tanpa sadar juga dapat terjadi ketika seseorang terlalu fokus pada tontonan. Makan sambil terdistraksi, termasuk saat menonton televisi, dapat membuat seseorang mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak.
3. Meningkatkan Risiko Obesitas
Perilaku makan berlebihan (
overeating) yang terjadi secara terus-menerus akibat tidak mengontrol porsi makan berpotensi memicu kenaikan berat badan hingga obesitas.
Makan sambil menonton televisi dapat membuat seseorang makan lebih banyak karena perhatian tidak sepenuhnya tertuju pada makanan. Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, asupan kalori yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.
4. Perut Menjadi Mudah Lapar
Kurangnya perhatian pada tekstur dan rasa makanan membuat seseorang kurang menyadari pengalaman makan dan rasa kenyang. Akibatnya, timbul dorongan untuk terus mencari makanan tambahan karena merasa belum puas.
Distraksi saat makan dapat membuat makanan terasa kurang memuaskan dan membuat seseorang lebih sulit mengenali tanda bahwa dirinya sudah cukup makan.
5. Memicu Risiko Tersedak
Tidak hanya terjadi pada anak-anak, orang dewasa juga dapat berisiko tersedak saat makan sambil terdistraksi oleh tontonan.
Hindari distraksi, seperti televisi, saat makan karena perhatian yang teralihkan dapat membuat proses makan dan menelan menjadi kurang aman. Konsentrasi saat makan juga membantu seseorang mengunyah dan menelan makanan dengan baik.
Mulai sekarang, luangkan waktu untuk menerapkan pola makan yang penuh kesadaran (
mindful eating). Memfokuskan diri pada sajian makanan tanpa gangguan layar menjadi langkah awal yang baik untuk membangun kebiasaan makan yang lebih sehat.
Nah, makan sambil menonton memang terasa lebih santai, tetapi kebiasaan kecil ini bisa membuat kita kurang sadar terhadap jumlah makanan dan sinyal kenyang dari tubuh. Karena itu, tidak ada salahnya sesekali meletakkan ponsel atau mematikan televisi saat makan agar tubuh dan pikiran bisa benar-benar menikmati makanan.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)