Istirahat yang berkualitas menjadi kunci utama keselamatan bagi para pengemudi selama perjalanan mudik. Menyadari seringnya pengemudi mengalami kesulitan untuk langsung terlelap saat berhenti di rest area, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan rahasia agar bisa tidur cepat dan bangun dalam kondisi segar.
Menkes menekankan pentingnya menciptakan suasana yang mendukung sebelum memulai istirahat. Ia menyarankan agar pengemudi mematikan mesin mobil dan sedikit menurunkan kaca jendela guna memastikan sirkulasi udara di dalam mobil tetap terjaga dengan baik.
"Kita atur posisi yang nyaman supaya kita bisa tidur," ujar Budi.
Budi menyatakan untuk mendapatkan tidur berkualitas bisa menerapkan teknik pernapasan 4-7-8. Teknik ini dirancang untuk merilekskan sistem saraf sehingga tubuh lebih mudah memasuki fase tidur dalam waktu singkat. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Tarik Napas (4 Detik): Mulailah dengan menarik napas secara perlahan melalui hidung selama empat detik.
- Tahan Napas (7 Detik): Tahan napas Anda selama tujuh detik berikutnya.
- Hembuskan Napas (8 Detik): Hembuskan napas sekuat-kuatnya melalui mulut selama delapan detik.
Budi Gunadi menyarankan agar langkah-langkah tersebut diulangi sebanyak empat kali hingga pengemudi merasa rileks dan akhirnya tertidur. "Tidurnya 15 menit sampai 30 menit saja, supaya kita bisa recharge dan segera bisa menyetir kembali," jelas Budi
Dengan waktu istirahat yang singkat namun berkualitas tersebut, pengemudi diharapkan dapat kembali fokus dan memiliki stamina yang cukup untuk melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tujuan dengan selamat.