Tak Perlu ke Puskesmas, Begini Skrining Kesehatan BPJS yang Wajib Mulai 2026-Tips Kesehatan

7 January 2026 14:29

Jakarta: Menjaga kesehatan kini tidak lagi hanya sebatas berobat saat jatuh sakit. Mulai tahun 2026, BPJS Kesehatan mewajibkan peserta untuk mengenali kondisi tubuh lebih dini melalui fitur Skrining Riwayat Kesehatan. Layanan digital ini dirancang untuk mendeteksi potensi risiko penyakit tidak menular (PTM) yang sering berkembang tanpa gejala awal.

Mengenal Skrining Riwayat Kesehatan BPJS

Mengacu pada Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 3 Tahun 2024, Skrining Riwayat Kesehatan merupakan layanan pemeriksaan awal berbasis kuesioner yang disediakan secara gratis bagi seluruh peserta aktif BPJS Kesehatan. Fokus utama dari pemeriksaan ini adalah mendeteksi risiko empat penyakit kronis utama, yaitu diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal kronik, dan jantung koroner.
 
Berikut adalah beberapa alasan mengapa skrining ini menjadi sangat penting:
  1. Deteksi Dini: Memperbesar peluang penanganan sebelum penyakit menjadi parah.
  2. Kesadaran Gaya Hidup: Mendorong perbaikan pola makan, olahraga, dan manajemen stres berdasarkan hasil evaluasi.
  3. Acuan Medis: Memudahkan dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memberikan tindak lanjut yang akurat bagi peserta dengan risiko sedang atau tinggi.
  4. Akses Mudah dan Gratis: Tidak memerlukan biaya tambahan dan dapat diakses kapan saja secara daring dalam waktu kurang dari 10 menit.
Peserta akan menjawab sekitar 47 pertanyaan seputar riwayat kesehatan keluarga, kebiasaan hidup, hingga kondisi fisik terkini. Hasil akhir akan menunjukkan tingkat risiko yang dibagi menjadi tiga kategori: Rendah, Sedang, atau Tinggi.

Panduan Skrining secara Online

Untuk memudahkan peserta, BPJS Kesehatan menyediakan dua kanal utama untuk melakukan skrining tanpa harus mengunjungi fasilitas kesehatan secara langsung. Peserta hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Nomor Kartu BPJS serta akses internet.

1. Melalui Aplikasi Mobile JKN:

  • Unduh dan login ke aplikasi Mobile JKN.
  • Pilih menu “Skrining Riwayat Kesehatan”.
  • Isi formulir kuesioner dengan jujur dan lengkap, lalu klik “Simpan”.
  • Sistem akan langsung menampilkan hasil evaluasi risiko kesehatan Anda.

2. Melalui Website Resmi:

Peserta dengan Risiko Rendah disarankan tetap menjaga pola hidup sehat. Sementara bagi peserta dengan hasil Risiko Sedang atau Tinggi, sangat dianjurkan untuk segera mengunjungi FKTP (puskesmas/klinik) guna menjalani pemeriksaan lanjutan seperti tes darah atau pemeriksaan tekanan darah rutin.
 

Pihak BPJS Kesehatan menekankan agar peserta mengisi data dengan jujur tanpa mencoba memanipulasi jawaban. Kejujuran data sangat krusial agar hasil skrining akurat dan bermanfaat bagi langkah pencegahan di masa depan. Skrining ini idealnya dilakukan setahun sekali untuk memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau secara berkala.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Daffa Yazid Fadhlan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)