15 February 2026 02:14
Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir pasca-merger. Namun tantangan besar masih menanti, yakni memperluas inklusi keuangan syariah di tengah potensi pasar 240 juta umat Muslim di Indonesia.
Dalam perhelatan Syariah Economic Forum 2026 yang merupakan kolaborasi Metro TV dan Indef di The Tribrata Dharmawangsa, Kamis 12 Februari 2026, Direktur Finance dan Strategi BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengungkapkan capaian luar biasa perseroan. Sejak 2021, jumlah nasabah BSI melonjak dari 14 juta menjadi lebih dari 23 juta nasabah saat ini, atau bertambah 9 juta orang dalam kurun waktu lima tahun.
"Kita menunjukkan progres yang luar biasa, baik dari sisi angka-angka keuangan, aset, profitabilitas, tapi juga yang terpenting adalah pertumbuhan jumlah nasabah yang luar biasa," ujar Ade Cahyo Nugroho dalam forum tersebut.
Walaupun literasi keuangan syariah dilaporkan meningkat hampir tiga kali lipat sejak merger, BSI mengakui bahwa proses menuju inklusi penuh masih membutuhkan waktu. Ade menekankan bahwa tantangan utama saat ini adalah memastikan masyarakat tidak hanya sekadar mengetahui, tetapi juga benar-benar menggunakan produk perbankan syariah.
| Baca juga: Metro TV Sharia Economic Forum 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional |