28 July 2026 18:31
Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta terus mendalami kasus kematian Sumarna, petugas keamanan yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Waduk Jatiluhur dengan kondisi kedua tangan terborgol ke belakang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut agar pelaku segera ditangkap sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kita meminta agar kasus ini segera terungkap pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap korban. Karena ini menyangkut rasa aman masyarakat di Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 28 Juli 2026.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi yang terdiri dari keluarga, rekan kerja, hingga pihak-pihak yang terakhir berkomunikasi dengan korban.
“Perkembangan kasus security atau petugas keamanan yang tenggelam di Waduk Jatiluhur, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi untuk sementara,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.
Selain itu, penyidik juga menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian, serta menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Sampai saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dan menegaskan bahwa informasi mengenai penangkapan pelaku yang beredar di media sosial tidak benar.
Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlangsung dengan mendalami seluruh barang bukti dan keterangan para saksi. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu perkembangan resmi dari kepolisian.