NEWSTICKER

Tag Result:

Suami Istri di Palangkaraya Diduga Tewas Dibunuh

Suami Istri di Palangkaraya Diduga Tewas Dibunuh

Newsline • 7 days ago Pembunuhan

Warga jalan Kenangan, Kelurahan Nangkai, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah dihebohkan penemuan mayat sepasang suami istri yang tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Diduga kuat keduanya menjadi korban pembunuhan.

Korban bernama Ahmad (46) dan Fatmawati (45), ditemukan tak bernyawa didalam rumahnya sendiri diduga kedua korban dibunuh dengan menggunakan senjata tajam. Jasad korban ditemukan oleh anaknya dan kemudian sang anak melaporkan kejadian ke RT setempat.

Tetangga korban mengaku tidak mendengar suara apapun saat kejadian. Hingga kini kasus masih diselidiki oleh Satreskrim Polresta Palangkaraya dibantu Direktorat Reskrim Polda Kalimantan Tengah.

Balita 4 Tahun di Jombang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Balita 4 Tahun di Jombang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Top News • 11 days ago pembunuhan

Seorang balita berusia empat tahun ditemukan tewas dengan kondisi luka di bagian tubuh dan kepala. Korban pertama kali ditemui warga yang sedang memotong pohon di sepanjang aliran sungai di Desa Budugsidorejo, Jombang, Jawa Timur. 

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat perkara kejadian (TKP). Dari hasil pemeriksaan sementara, tubuh korban penuh luka sayat, namun pihak kepolisian belum bisa memastikan apa penyebab dari kejadian ini. 

Pegawai BUMN di Kota Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos

Pegawai BUMN di Kota Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos

Top News • 12 days ago pembunuhan

Warga Jalan Jambu Kota Malang digegerkan dengan temuan laki-laki berusia 29 tahun meninggal di kamar kos nya, Rabu (21/9/2022).  Korban diketahui bernama Emanuel berasal dari Makassar dan bekerja di salah satu BUMN di Jalan Kawi Atas Kota Malang.
 
Korban ditemukan oleh rekan kerjanya. Dari keterangan RT, rekan kerjanya penasaran karena korban belum masuk kantor, sehingga pintu kos dibuka paksa, di dalam kamar kos korban sudah ditemukan tidak bernyawa. 

Polisi membawa jasad korban ke Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Dokter Saiful Anwar Malang untuk dicari sebab kematiannya.

Pelajar di Sidoarjo Tewas Usai Ujian Silat, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Pelajar di Sidoarjo Tewas Usai Ujian Silat, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Top News • 13 days ago Pembunuhan

Seorang remaja berusia 17 tahun di Sidoarjo, Jawa Timur, tewas dihajar pelatih silatnya, saat mengikuti ujian kenaikan tingkat perguruan silat. Dari kasus ini, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Alif Riski remaja yang masih duduk di bangku SMA ini meregang nyawa di tangan pelatih silatnya. Riski merupakan murid perguruan silat yang sangat terkenal di Jawa Timur.

Kapolres Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, empat orang guru silat sudah ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya ada yang masih berusia 16 tahun dan 18 tahun.

Peristiwa yang mengakibatkan korban tewas terjadi saat ujian kenaikan tingkat 56 siswa Perguruan Silat SH Terate, Minggu (11/9/2022). Saat itu korban menerima pukulan dan tendangan dari empat pelatih sebagai bentuk pembinaan.

Tak lama, Riski tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Dari hasil visum, terdapat pendarahan pada kelenjar perut dan hati akibat pukulan dan tendangan. 

Polisi Minta Pelaku Mutilasi ASN di Semarang Menyerahkan Diri

Polisi Minta Pelaku Mutilasi ASN di Semarang Menyerahkan Diri

Metro Hari Ini • 15 days ago Pembunuhan

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar meminta sebaiknya pelaku pembunuhan ASN Bapenda Kota Semarang, Paulus Iwan Budi Prasetyo menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan penangkapan.  

Sebelumnya, sebanyak 24 saksi sudah diperiksa. Hasil pemeriksaan mengerucut pada beberapa pelaku. Polisi sudah melakukan penyelidikan yang mengarah pada pelaku. 

Sementara itu, pihak keluarga sudah menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Pihak keluarga korban berharap agar polisi segera menemui titik terang dari kasus ini. Saat ini, pihak keluarga dari Paulus Iwan Budi Prasetyo sedang menunggu informasi pihak kepolisian terkait dengan kepulangan jenazah korban. 

Pria di Ngawi Tega Bunuh Ayah Kandung Karena Kesal Merawat Korban

Pria di Ngawi Tega Bunuh Ayah Kandung Karena Kesal Merawat Korban

Metro Siang • 16 days ago Pembunuhan

Petugas Satreskrim Polres Ngawi Jawa Timur berhasil menangkap seorang pelaku pembunuhan terhadap seorang pria di sebuah rumah kontrakan. Pelaku tak lain adalah anak kandung korban sendiri. Pelaku kesal karena selama satu tahun belakangan ini, harus merawat korban yang sakit-sakitan.  

Pelaku ditangkap saat beristirahat di masjid Keraton, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (15/9/2022) lalu. Dari tas pelaku, polisi menyita sebilah pisau dapur yang digunakan untuk menghabisi nyawa ayahnya. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku melarikan diri sambil membawa pisau yang sudah dibersihkan terlebih dahulu. Pelaku pergi diantar tetangganya ke terminal bus Ngawi. 

Keluarga Korban Mutilasi di Semarang Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Keluarga Korban Mutilasi di Semarang Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Metro Hari Ini • 18 days ago pembunuhan

Keluarga Iwan Budi Paulus ASN Bapenda Semarang, Jawa Tengah yang jenazahnya ditemukan terbakar dan dimutilasi di Kawasan Marina, Semarang mengaku tidak pernah mendapatkan ancaman dan tidak tahu-menahu mengenai korban yang menjadi saksi kasus korupsi. Keluarga juga berharap pelaku bisa segera ditangkap

"Keluarga tidak pernah mendapatkan ancaman apapun baik sebelum atau sesudah bapak hilang," ujar Istri Korban Oni.

Keluarga minta polisi agar segera mengungkap kasusnya. Oni juga menambahkan pihak keluarga berharap pelaku pembunuhan terhadap Iwan Budi Paulus dapat ditemukan.

Dari Hasil Tes DNA, Polisi Pastikan Korban Mutilasi di Semarang Iwan Budi Prasetyo

Dari Hasil Tes DNA, Polisi Pastikan Korban Mutilasi di Semarang Iwan Budi Prasetyo

Metro Hari Ini • 18 days ago pembunuhan

Penyeliidikan kasus temuan jenazah dengan kondisi mengenaskan terbakar dan dimutilasi di Kawasan Marina, Semarang, Jawa Tengah mulai menemukan titik terang. Dari hasil tes DNA, polisi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Iwan Budi Prasetyo Paulus, ASN Bapenda Kota Semarang yang dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 24 Agustus 2022.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, informasi dari Puslabfor Semarang bahwa sampel dari yang kita ambil menunjukan hasil identik. Jadi dapat dipastikan mayat yang ditemukan di Marina adalah saudara Iwan Budi.

Keluarga Yakin Kematian ASN di Basemen DPRD Riau Korban Pembunuhan

Keluarga Yakin Kematian ASN di Basemen DPRD Riau Korban Pembunuhan

Metro Hari Ini • 18 days ago pembunuhan

Penyebab kematian seorang ASN, Fitria Yuli Sunarti masih menjadi misteri. Setelah lima hari usai penemuan jenazah, keluarga mendatangi Markas Polresta Pekanbaru untuk menanyakan perkembangan penyelidikan kasus, Kamis(15/9/2022). 

Keluarga ingin bertemu dengan Kapolresta dan Kasatreskrim Polresta Pekanbaru untuk menanyakan penyelidikan kematian Fitria Yuli Sunarti. Namun, keduanya sedang tidak berada di kantor.

Keluarga menduga Fitira meninggal karena dibunuh dengan bukti benda tumpul dan kekerasan di leher korban.

"Kami menduga ini adalah motif pembunuhan, patut diduga karena kami melihat keganjalan disini" ujar Kuasa Hukum Keluarga Korban, Jon Kosneor.

Bayi Ditemukan Hangus Terbakar di Tempat Pembuangan Sampah di Makassar

Bayi Ditemukan Hangus Terbakar di Tempat Pembuangan Sampah di Makassar

Top News • 19 days ago pembunuhan

Metrotvnews.com - Bayi dengan jenis kelamin laki-laki di Kota Makassar ,Sulawesi Selatan ditemukan tewas terbakar. Bayi tersebut diduga dibakar kemudian dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada Rabu, (14/9/2022) siang.

Warga Makassar digegerkan dengan penemuan jasad seorang bayi yang diduga dibakar oleh pihak tidak bertanggung jawab hingga tewas. Bayi malang tersebut ditemukan sekitar 300 meter dari Pasar Sentral Kota Makassar.

Jasad bayi tersebut telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Makassar ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.  Menurut kepolisian, tubuh bayi tersebut mengalami 65 persen luka bakar. 

Penetapan Identitas Kasus Mutilasi di Semarang, Polisi Masih Menunggu Hasil DNA

Penetapan Identitas Kasus Mutilasi di Semarang, Polisi Masih Menunggu Hasil DNA

Metro Hari Ini • 19 days ago pembunuhan

?Metrotvnews.com: Polisi masih berupaya menemukan empat potongan tubuh korban mutilasi untuk mengungkap identitas jasad tanpa kepala yang ditemukan di Pantai Marina, Semarang, Jawa Tengah. Saat ini polisi masih menunggu hasil tes DNA dari laboraturium forensik Mabes Polri untuk memastikan identitas jasad tersebut. 

Dari penyelidikan awal, korban dipastikan sudah meninggal saat dibakar. Jasad yang ditemukan tewas 8 September 2022 lalu, diduga kuat adalah Iwan Budi Paulus yang merupakan ASN Bapenda Semarang. Dugaan ini diperkuat dengan adanya temuan sepeda motor dinas, papan nama serta alat elektronik lainnya milik Iwan Budi Paulus.

Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan identitas jasad tanpa kepala tersebut. Pihak kepolisian juga sedang memeriksa kamera CCTV yang mengarah ke tempat jasad ditemukan. 

Kasus Mutilasi Siswi SMA di Bantaeng, Polisi: Pelaku Siapkan Badik dari Rumah

Kasus Mutilasi Siswi SMA di Bantaeng, Polisi: Pelaku Siapkan Badik dari Rumah

Newsline • 19 days ago pembunuhan

Penyidik di unit PPA Polres Bantaeng, Sulawesi Selatan menemukan fakta kasus dugaan pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan seorang pelajar terhadap kekasihnya di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pelaku mengakui membunuh korban dengan menggunakan badik yang dibawa dari rumahnya. 
 
Dari hasil pemeriksaan sebelumnya, tersangka mengaku dirinya membunuh korban dengan cara mencekik dan memukul kepala korban dengan batu. Belakangan Ia mengakui telah menyiapkan badik untuk memutilasi korban yang juga kekasihnya. Dari keterangan tersangka A diketahui, Ia telah merencanakan pembunuhan terhadap M.

Mengingat pelaku yang tidak hanya membunuh tetapi juga memutilasi jenazah korban, Polres Bantaeng juga akan melakukan tes kejiwaan kepada pelaku.

"Untuk pemeriksaan nanti kita juga akan berkordinasi dengan dokter jiwa yang sudah dikomunikasikan antara penyidik dengan dokter di Rumah Sakit Anwar Makkatutu di Bantaeng," ujar Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara.

AKBP Andi Kumara juga menambahkan dari awal pemeriksaan, pelaku didampingi oleh orang tuanya. Pelaku terancam pasal 340 tentang perencanaan pembunuhan, dengan hukuman maksimal mati atau seumur hidup. 

Cemburu Buta, Seorang Pelajar di Bantaeng Mutilasi Pacarnya

Cemburu Buta, Seorang Pelajar di Bantaeng Mutilasi Pacarnya

Newsline • 19 days ago pembunuhan

Seorang pelajar di Bantaeng, Sulawesi Selatan, tewas dimutilasi. Pelaku yang menyerahkan diri kepada polisi, mengaku cemburu melihat foto korban bersama lelaki lain di media sosial. 

"Kita juga akan periksa kejiwaan tersangka," ujar Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara tentang proses hukum kasus mutilasi tersebut.

Korban dan pelaku diketahui adalah pelajar yang masih di bawah umur. Tersangka yang mengajak bertemu di tempat wisata Emerasa sempat memaksa melakukan perbuatan asusila dan ditolak korban. 

Jasad korban yang ditemukan sudah membusuk di sekitar Emerasa, kini sedang diotopsi di RS Bhayangkara, Makassar. Atas perbuatannya yang sadis, tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara.
 

Miris, Pria di Gresik Tega Bunuh Istri Siri

Miris, Pria di Gresik Tega Bunuh Istri Siri

Primetime News • 20 days ago pembunuhan

Seorang suami di Gresik, Jawa Timur tega membunuh istrinya. Jenazah sang istri dimasukkan ke dalam kantong plastik dan dibuang ke salah satu jalan di Gresik. Mayat korban ditemukan oleh warga di pinggir jalan di Desa Gluranploso, Benjeng, Gresik dengan kondisi mengenaskan.

Pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku berinisial HS yang berstatus sebagai suami siri korban. Pelaku berhasil diringkus dalam persembunyiannya di Surabaya setelah melarikan diri selama tiga hari. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh HS.

"Untuk saat ini, HS berhasil kita amankan dan masih dalam tahap pendalaman dari motif pembunuhan ini." ujar Kapolsek Gresik, AKBP Muhammad Nur Azis.

Pelaku Mutilasi Siswi SMA di Bantaeng Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Mutilasi Siswi SMA di Bantaeng Terancam 15 Tahun Penjara

Primetime News • 20 days ago pembunuhan

Metrotvnews.com: Pelaku mutilasi terhadap siswi SMA di Bantaeng, Sulawesi Selatan terancam pasal perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Pelaku tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri karena cemburu. 

Jasad wanita yang ditemukan termutilasi di Sungai Biangloe dipastikan adalah korban pembunuhan dan berstatus pelajar SMA. Kepada polisi, pelaku mengaku tega menghabisi nyawa kekasihnya karena motif cemburu. Sebelum memutilasi korban, pelaku sempat mencekik hingga memukul kepala korban dengan benda tumpul.

Sebelum dinyatakan meninggal, korban sempat dilaporkan hilang pada Sabtu (9/9/2022) lalu. 

Tega! Pria di Makassar Tikam Anak Tiri Hingga Tewas

Tega! Pria di Makassar Tikam Anak Tiri Hingga Tewas

Top News • 20 days ago pembunuhan

Seorang ayah di Makassar, Sulawesi Selatan menikam anak tiri menggunakan pisau dapur hingga tewas. Kejadian ini terjadi karena pelaku terlibat perkelahian dengan korban. Kini polisi masih mengejar pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

Pelaku bernama Arul Daeng Tompo (50) berkelahi dengan anak tirinya Adrianto alias Dandi (34) di Jalan Kaka Tua Satu, Makassar. Awal mula keduanya terlibat adu mulut. Namun, akhirnya berujung perkelahian dan penikaman oleh pelaku. 

Korban yang sempat dibawa ke rumah sakit Labuan Baji, namun nyawanya tidak tertolong. Untuk penyelidikan lebih lanjut Polsek Mamajang menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang digunakan untuk menikam anak tirinya. 

Suami di Ciledug Nekat Bunuh Istri Lantaran Cemburu

Suami di Ciledug Nekat Bunuh Istri Lantaran Cemburu

Sisi Metropolitan • 20 days ago pembunuhan

Cemburu sang istri tidak pulang ke rumah selama 3 hari, seorang suami di Ciledug Indah Dua Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang tega menganiaya dan membunuh istrinya sendiri. Korban berinisial B berusia 30 tahun meregang nyawa usai dianiaya pelaku menggunakan senjata tajam.

Setelah melakukan pembunuhan pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota. Polisi langsung melakukan olah TKP dan identifikasi jasad korban. 

Dalami Motif Pembunuhan ASN di Riau, Polisi Periksa 16 Saksi

Dalami Motif Pembunuhan ASN di Riau, Polisi Periksa 16 Saksi

Primetime News • 21 days ago Pembunuhan

Metrotvnews.com: Polisi terus melakukan pendalaman kasus pembunuhan terhadap ASN yang ditemukan tewas di parkiran Gedung DPRD Riau. Polresta Pekanbaru, Riau sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi untuk mengungkap motif kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Hasil autopsi jenazah Fitria Yuli Sunarti menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban, adanya indikasi benda tumpul pada leher yang menyebabkan korban sulit untuk bernafas. Pihak kepolisian terus lakukan pendalaman kasus tersebut dengan memeriksa CCTV gedung DPRD Riau hingga memeriksa 16 saksi untuk dimintai keterangan.

"Tentunya ini perlu kita lakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti seperti CCTV," ujar Kasat Reskrim Polreste Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan.

Kasus Mutilasi di Semarang, Kriminolog UI: Pelaku Terburu-buru Melakukannya

Kasus Mutilasi di Semarang, Kriminolog UI: Pelaku Terburu-buru Melakukannya

Primetime News • 21 days ago Pembunuhan

Metrotvnews.com, Kasus dugaan korupsi alih aset Pemerintah Kota Semarang menjadi sorotan publik lantaran diduga temuan mayat di Pantai Marina Semarang berkaitan dengan rencana pemeriksaan dirinya terkait saksi dugaan korupsi tersebut. Kriminolog Universitas Indonesia menyebut pelaku melakukannya dengan terburu-buru.

Kriminolog Universitas Indonesia, Andrianus Meliala menegaskan bahwa kepolisian harus mendalami petunjuk yang terdapat pada TKP dan fokus kepada identifikasi korban terlebih dahulu. Andrianus juga menyebut pihak kepolisian harus menyelidiki kasus ini layaknya intel.

"Kita mulai penyelidikan dari dalam dulu baru keluar, bukan dari luar kedalam. Ini yang kita sebut gaya berfikir Intel, yang dalam rangka pengungkapan kasus pembunuhan sebaiknya berangkat dari TKP." ujar Andrianus.

Menurut Andrianus, motif mutilasi seperti ini biasanya bertujuan untuk menghilangkan jati diri korban sehingga sulit untuk diidentifikasi. Selain itu, pelaku ingin pihak kepolisian kesulitan menentukan siapa pelaku pembunuhan. Disisi lain Andrianus juga menyebutkan bahwa kasus mutilasi tersebut kurang sempurna karena pelaku harus membakar korban untuk menghilangkan jejak.

"Menurut saya pelaku adalah orang yang terburu-buru yang kemudian melakukan eksekusi rencananya dengan tidak matang sehingga masih dapat terlihat jati diri korban tersebut." ujar Andrianus.

Identitas Mayat Tanpa Kepala di Pantai Marina Masih Gelap

Identitas Mayat Tanpa Kepala di Pantai Marina Masih Gelap

Primetime News • 21 days ago Pembunuhan

Metrotvnews.com, Polisi masih belum dapat memastikan identitas jasad tanpa kepala yang terbakar di kawasan Pantai Marina, Semarang Jawa Tengah adalah Iwan Budi Paulus yang merupakan ASN Bapenda Semarang sekaligus saksi kasus korupsi. Polisi saat ini masih menunggu hasil tes DNA jasad yang diduga Iwan Budi Paulus untuk memudahkan identifikasi. 

Kasus hilangnya ASN di Bappenda Kota Semarang, Iwan Budi Paulus serta penemuan mayat di kawasan pantai Marina masih menjadi tanda tanya. Polisi saat ini masih menunggu hasil tes DNA jasad yang diduga Iwan Budi Paulus untuk memudahkan identifikasi. Yang menjadi perhatian publik saat ini adalah terkait kasus dugaan korupsi Alih Aset Pemerintahan Kota Semarang.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Iwan sempat dipanggil sebagai saksi dalam perkara tindak pidana korupsi namun tidak hadir. Iwan Budi Paulus menghilang satu hari sebelum diperiksa oleh Dikrimsus Polda Jawa Tengah sebagai saksi atas dugaan korupsi yang bernilai Rp3 Miliar. 

Polda Jawa tengah mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap mengusut kasus korupsi tersebut meski nantinya saksi dinyatakan meninggal dunia. 

"Sampai saat ini proses masih berjalan, tidak ada hambatan meskipun dugaan sementara terdapat korban yang terlibat didalamnya meninggal dunia. 

ASN Tewas di Parkiran DPRD Riau Dikenal Disiplin dan Bertanggung Jawab

ASN Tewas di Parkiran DPRD Riau Dikenal Disiplin dan Bertanggung Jawab

Metro Hari Ini • 21 days ago pembunuhan

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau mengadakan doa bersama untuk Fitria Yuli Sunarti. Fitria ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di parkiran gedung DPRD Riau. Semasa hidupnya, Fitria dikenal sebagai pekerja yang disiplin dan bertanggung jawab. 

Kepala Dinas PPPA Riau Fariza, mengatakan selama ini almarhumah tidak pernah bermasalah dengan rekan kerjanya. Fariza berharap polisi segera mengungkap kematian Fitria. 

"Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin sesuai kewajibannya sebagai ASN, mengerjakan tugas-tugasnya, juga berteman baik". Ujar Kepala Dinas PPPA Riau Fariza.

Polisi Cek CCTV Jalan Raya untuk Dalami Kasus Jasad PNS Terbakar di Semarang

Polisi Cek CCTV Jalan Raya untuk Dalami Kasus Jasad PNS Terbakar di Semarang

Newsline • 22 days ago Pembunuhan

Pemeriksaan CCTV jalan raya dilakukan polisi untuk membantu proses penelusuran untuk melacak keberadaan Paulus Iwan Budi, korban pembakaran di Semarang, Jawa Tengah. Dugaan sementara dari kepolisian adalah jasad dibunuh terlebih dahulu sebelum dibakar.

Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman mengenai temuan jasad hangus tanpa kepala di kawasan Pantai Marina, Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (8/9/2022) malam lalu. Saat ini polisi juga masih menunggu hasil tes DNA jasad hangus untuk memudahkan identifikasi.  

Hasil tes DNA diperkirakan selesai dalam dua minggu. Sembari turut dilakukan pemeriksaan terhadap saksi sekitar TKP, keluarga maupun rekan kerja Paulus Iwan Budi yang diketahui terakhir berangkat kerja dari rumah pada 24 agustus lalu.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelumnya menemukan barang bukti berupa motor plat merah H 9799 RA, nama dada, dan laptop yang diduga milik PNS bapenda Kota Semarang Paulus Iwan Budi. Proses identifikasi cukup rumit lantaran adanya luka bakar dan potongan tubuh tidak utuh.

Polisi Tunggu Hasil Tes DNA Jasad PNS Terbakar di Semarang

Polisi Tunggu Hasil Tes DNA Jasad PNS Terbakar di Semarang

Metro Siang • 22 days ago Pembunuhan

Hingga saat ini polisi masih menunggu hasil tes DNA atas jenazah yang terbakar tanpa kepala di Semarang, Jawa Tengah. Hasil tes DNA tersebut nantinya untuk memastikan apakah benas jenazah yang ditemukan adalah ASN semarang yang dikabarkan hilang pada Agustus 2022 lalu. 

Sebelumnya, polisi telah menggelar olah tempat perkara kejadian (TKP) dan memperluas area pencarian untuk potongan tubuh korban yang masih belum ditemukan. Dari dugaan sementara, korban dibunuh sebelum dibakar. Polisi juga akan memeriksa kamera CCTV jalan raya yang diduga korban sebelum dikabarkan menghilang.

Lokasi Penemuan Mayat PNS Saksi Korupsi di Semarang Disebut Jarang Dilalui Warga

Lokasi Penemuan Mayat PNS Saksi Korupsi di Semarang Disebut Jarang Dilalui Warga

Primetime News • 23 days ago pembunuhan

Lokasi penemuan jasad tanpa kepala yang diduga seorang PNS yang menjadi saksi korupsi di Semarang, Jawa Tengah diketahui  jarang dilalui warga karena akses menuju lahan tersebut berlumpuh dan sulit untuk dilalui.

Kombes Pol Djuhandani mengatakan, bahwa dugaan pembunuhan dan mutilasi pada mayat tanpa kepala ini diperkuat dengan ditemukannya sebotol yang berisi bensin. 

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh seorang penggarap kebun yang melihat adanya bekas ilalang yang terbakar dan juga bau tidak sedap dari lokasi. Untuk mencari bukti tambahan, Ditreskrimum Polda Jateng menurunkan dua anjing pelacak. 

Sebelumnya, sesosok mayat dengan kondisi tanpa kepala dan hangus terbakar ditemukan warga di sebuah lahan kosong di Jalan Tawangsari, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/9/2022). Identitas mayat diduga identik dengan ciri-ciri seorang saksi kasus korupsi yang hilang dua pekan lalu. 



 

 Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kematian Santri Pondok Modern Gontor

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kematian Santri Pondok Modern Gontor

Top News • 24 days ago pembunuhan

Berdasarkan hasil autopsi, polisi menemukan luka memar akibat benda tumpul pada jasad Albar Mahdi, santri Pondok Modern Darussalam Gontor. Meski demikian, hingga Jumat (9/9/2022), Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan Albar Mahdi meninggal dunia.

Selain pihak kepolisian, Kantor Kementerian Agama Ponorogo juga ikut menginvestigasi penyebab meninggalnya santri yang diduga dianiaya seniornya. Dalam investigasi itu, Kemenag Ponorogo mendapat sejumlah fakta. Salah satunya terkait kronologi dugaan penganiayaan Albar Mahdi hingga berujung meninggal dunia.

Kuasa Hukum pihak keluarga Albar Mahdi berharap polisi cepat menetapkan tersangka kasus ini dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Hingga kini, polisi telah memeriksa 16 saksi. Polisi juga telah menggelar olah TKP, pra rekonstruksi dan menyita sejumlah barang bukti. Polisi mengatakan dua terduga pelaku yang merupakan kakak kelas korban masih berstatus sebagai saksi.

Lokasi Temuan Jasad Korban Mutilasi Sulit Dilalui Warga

Lokasi Temuan Jasad Korban Mutilasi Sulit Dilalui Warga

Top News • 24 days ago pembunuhan

Lokasi penemuan jasad tanpa kepala yang diduga adalah seorang Pegawai Negeri Sipil, diketahui merupakan sebidang lahan yang jarang dikunjungi masyarakat. Akses menuju lahan tersebut pun sulit, karena jalanan yang berlumpur untuk dilalui.

Untuk mengungkap misteri dugaan pembunuhan mayat tanpa kepala Tim Direskrimkum Polda, Jawa tengah menurunkan dua ekor anjing pelacak untuk mencari barang bukti di sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sementara itu, Tim Inafis yang terdiri dari gabungan Polda dan Polrestabes Kota Semarang juga melakukan olah TKP di sekitar lokasi terbakarnnya kendaraan dan jenazah untuk mencari bukti-bukti baru guna memperkuat bukti awal.

Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Johan Dani mengatakan, bahwa dugaan pembunuhan atau mutilasi pada mayat tanpa kepala diperkuat dengan ditemukannya botol berisi bensin di sekitar lokasi kejadian.

Polisi Sebut Kematian Aipda Ahmad Direncanakan

Polisi Sebut Kematian Aipda Ahmad Direncanakan

Top News • 27 days ago pembunuhan

Polisi menyebut kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah dan menewaskan Aipda Ahmad Karnain adalah pembunuhan berencana. Hal ini karena sebelum mengekseksi korban, pelaku bernama Aipda Rudy Suryanto sempat menembakan senjatanya ke tanah untuk memastikan senjata tersebut berguna dengan baik. 

Sebelumnya, polisi melakukan rekontruksi kasus ini dengan memeragakan 21 adegan di lima titik lokasi tempat perkara kejadian (TKP). Polisi mengatakan, adegan kesembilan menjadi kunci dari semua rekontruksi karena menggambarkan saat pelaku mengeksekusi korban. 

Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Mutilasi di Mimika

Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Mutilasi di Mimika

Primetime News • 29 days ago pembunuhan

Polisi menggelar rekontruksi kasus pembunuhan mutilasi terhadap empat warga sipil di Mimika, Papua. Ada 50 adegan rekontruksi yang dilakukan dan turut disaksikan oleh keluarga korban, Kompolnas serta komnas HAM. 

Rekontruksi dilakukan di enam lokasi kejadian perkara, diantaranya di ruko Jalan Budi Utomo, lahan kosong lokasi pembunuhan hingga lokasi empat korban dimutilasi dan dibuang ke sungai.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan perintah atas kasus pembunuhan ini. Ia meminta kasus ini diusut sampai tuntas. Presiden juga memerintahkan para Panglima TNI untuk membantu kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

Seorang Pria Tewas Usai Ditikam Temannya di Kedai Tuak

Seorang Pria Tewas Usai Ditikam Temannya di Kedai Tuak

Metro Hari Ini • 29 days ago Pembunuhan

Seorang pria di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara tewas ditikam di kedai tuak. Hingga kini polisi masih mengejar pelaku yang diketahui rekan korban.

Manulang (52) tewas ditikam oleh temannya di  kedai tuak di Lae Nuaha, Siempat Nempu Hulu, Dairi, Sumatera Utara, Sabtu (3/9/22). Pelaku menikam Manulang menggunakan pisau saat keduanya berada di kedai tuak.

Polisi mengungkap beberapa hari sebelum penikaman terjadi percekcokan antara pelaku dan korban. 

KSAD: Pangdam Lakukan Investigasi Keterlibatan TNI Kasus Mutilasi di Papua

KSAD: Pangdam Lakukan Investigasi Keterlibatan TNI Kasus Mutilasi di Papua

Metro Siang • 1 month ago pembunuhan

Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurahman memastikan pihaknya melakukan investigasi mengenai dugaan keterlibatan prajurit TNI Angkatan Darat dalam kasus mutilasi warga sipil di Mimika, Papua.

"Pangdam dengan Kapolda sedang investigasi dugaan keterlibatan TNI di Papua," ujar Jenderal Dudung Abdurahman.