Perampok Sadis di Boyolali Ditangkap, Keluarga Korban Duga Motif Utang Piutang

Lokasi perampokan sadis di Karanggede, Boyolali menewaskan bocah enam tahun. Foto: istimewa

Perampok Sadis di Boyolali Ditangkap, Keluarga Korban Duga Motif Utang Piutang

Triawati Prihatsari • 30 January 2026 20:13

Boyolali: Polisi terus mendalami kasus perampokan sadis di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis, 29 Januari 2026. Satu orang terduga pelaku berinisial A, 30, telah ditangkap jajaran Polres Boyolali, Jumat pagi, 30 Januari 2026, saat kabur ke Kudus. 

Diketahui, perampokan dengan pemberatan tersebut telah menghilangkan nyawa seorang bocah berusia enam tahun berinisial AO. Selain itu, ibu korban, DY, 33 terluka para dan tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Simo.

"Bersama terduga pelaku, A, 30, kami turut mengamankan kendaraan milik korban," ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, di Boyolali, Jumat, 30 Januari 2026.

Kendati demikian, ia masih belum mengungkap motif pelaku dalam melakukan aksi kejahatannya. Ia menegaskan kasus tersebut tengan dalam proses pendalaman dan pengembangan. 

“Untuk motif dan lain-lain, harap sabar, masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” imbuh Indra.

Di sisi lain, keluarga korban dan warga sekitar mulai menarik kesimpulan dari peristiwa tersebut. Salah satu keluarga korban, Wahyudi, 60, mengaku mendapatkan kabar terkait penangkapan terduga pelaku dari Kapolres Boyolali. 

Berdasarkan nama yang disampaikan, terduga pelaku A merupakan warga Desa Pengkol. Namun terduga pelaku tinggal di RT berbeda dengan korban. 

"Tidak ada hubungan keluarga (antara korban dan pelaku). Memang saling mengenal, bahkan istrinya terduga pelaku ini sering main ke sini (rumah korban)," ungkap Wahyudi. 

Ia menyebut sangat dimungkinkan motif kasus tersebut dilatar belakangi masalah utang piutang. "Setahu saya lima atau enam hari lalu itu si Daryanti (korban) minta (menagih utang) sama A. Karena belum ada, A marah dan seterusnya, berujung penganiayaan," ungkap Wahyudi. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)