Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas: Pelaku Sadar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Metrotvnews.com/Siti Yona

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas: Pelaku Sadar

Siti Yona Hukmana • 9 February 2026 19:17

Jakarta: Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan berencana terhadap ibu dan saudaranya di Warakas, Jakarta Utara. Berdasarkan pemeriksaan psikiatrikum, pelaku pembunuhan, S, dipastikan tidak dalam gangguan kejiwaan.

"Telah dilakukan pemeriksaan visum et repertum psikiatrikum. Sehingga patut diyakini dari hasil dokter visum et repertum psikiatrikum, menyatakan tersangka dalam kondisi baik, sadar. Jadi tidak ada gangguan jiwa dan lain-lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 9 Februari 2026.

Budi menyampaikan S telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku membunuh ibu dan saudaranya dengan cara memberikan zat mengandung pestisida ataupun racun.

"Ini dari hasil dokter forensik Polri, kandungan racun tersebut ada di tiga jenazah korban. Sementara di tubuh pelaku, tersangka, ini tidak ditemukan adanya kandungan pestisida ataupun racun," terang Budi.
 

Baca Juga: 

Pembunuhan di Warakas Jakut, Pelaku 2 Kali Berikan Racun kepada Ibu dan Anak


Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz mengatakan tersangka melakukan dua proses saat menghabisi nyawa ibu dan dua saudaranya. Pertama, tersangka membuat korban pingsan dengan racun tertentu. Setelah pingsan, pelaku mencekoki ibu dan saudaranya dengan racun lain. Dia memakai racun tikus atau zinc phosphide yang sudah disiapkan.

"Setelah dipastikan belum meninggal dunia, tersangka menyendokkan racun lagi ke mulut korban. Di sini kita lihat pelaku memang sudah merencanakan," ungkap Erick di Polres Metro Jakut, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam kasus ini, tiga korban meninggal dunia, yakni Siti Solihah, 52; Afiah Al Adilah Jamaludin, 27; dan Adnan Al Jabrar Jamaludin, 13. Sementara itu, tersangka sebelumnya sempat ditemukan selamat di lokasi kejadian. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)