Jakarta Tetap Jadi Magnet Bagi Para Pendatang

24 March 2026 11:05

Jakarta: Arus urbanisasi menuju Jakarta kembali meningkat pasca-Idulfitri 2026. Ribuan perantau terus berdatangan dengan harapan memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Jakarta tetap menjadi magnet utama bagi pendatang baru yang ingin memperbaiki nasib karena peluang ekonomi di Ibu Kota dinilai masih sangat besar.

Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk DKI Jakarta saat ini tercatat mencapai 10,67 juta jiwa dengan laju pertumbuhan tahunan sekitar 0,18 persen. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhannya relatif terkendali, tekanan terhadap daya dukung kota tetap menjadi tantangan nyata.

Menariknya, data jumlah pendatang ke Jakarta dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan fluktuasi yang signifikan. Pada 2023, jumlah pendatang baru mencapai 395.298 jiwa, namun angka tersebut menyusut menjadi 84.783 jiwa pada 2024.
 

Baca Juga: Fenomena Pendatang Baru, Warga Jakarta Ingatkan Kerasnya Persaingan Kerja

Untuk tahun 2025, jumlah pendatang diperkirakan berada di angka 10–15 ribu jiwa, sementara pada 2026 diprediksi mencapai 10–12 ribu jiwa. Tren penurunan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan ketatnya persaingan kerja di Ibu Kota. Meski demikian, posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi tetap tak tergantikan bagi para perantau.

Merespons fenomena ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau para pendatang untuk melengkapi administrasi kependudukan dan meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan tindakan represif terhadap pendatang baru.

"Seperti yang berulang kali saya sampaikan, Jakarta tidak ada operasi yustisia. Namun, kami meminta bagi siapa pun yang ingin bekerja di Jakarta untuk melengkapi diri dengan syarat administrasi dan bekerja sesuai dengan kapabilitasnya," tutur Pramono Anung, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 24 Maret 2026. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)