BNPB Bangun 2 Posko Tangani Dampak Gempa NTT

16 August 2026 13:18

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengumumkan pembentukan dua Posko Nasional Pendampingan Provinsi guna mempercepat penanganan dampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dua posko utama tersebut didirikan di lokasi strategis, yakni Labuan Bajo dan Maumere. Langkah ini diambil BNPB mengingat luasnya cakupan wilayah dan besarnya dampak gempa yang terjadi, sehingga diperlukan koordinasi yang lebih terpusat.

"Kami membentuk Posko Nasional Pendampingan Provinsi yang pertama pusatnya di sini, di Labuan Bajo. Hari ini sudah akan berdiri," ujar Suharyanto dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Minggu, 16 Agustus 2026.

Suharyanto menjelaskan bahwa pembagian dua titik posko ini bertujuan untuk mengefektifkan langkah-langkah penanggulangan bencana di enam wilayah terdampak.
 

 

Pembagian Wilayah Kerja Posko:

  1. Posko Labuan Bajo: Akan menjadi pusat koordinasi untuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur. Seluruh kegiatan pendistribusian logistik dan pergerakan personel di wilayah ini akan dipusatkan di Labuan Bajo.
  2. Posko Maumere: Akan melayani penanganan untuk wilayah Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ngada.

"Dua titik ini harapannya bisa meng-cover semua langkah-langkah penanganan penanggulangan bencana di enam wilayah terdampak ini," tambah Suharyanto.

Selain itu, Kepala BNPB juga mengimbau kementerian, lembaga terkait, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera mengirimkan personel dan bergabung di posko-posko tersebut. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pendistribusian logistik dan penanganan para korban secara menyeluruh.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X