Dugaan Spionase, Jurnalis Jepang Ditangkap Otoritas Rusia

15 October 2026 17:31

Otoritas keamanan Rusia menahan seorang jurnalis asal Jepang di wilayah Sakhalin atas dugaan melakukan tindakan spionase untuk badan intelijen Jepang. Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan hubungan diplomatik antara Moskow dan Tokyo.

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengungkapkan bahwa jurnalis dari surat kabar Hokkaido Shimbun tersebut diduga mengumpulkan informasi rahasia terkait kemampuan dan sistem pertahanan Rusia demi kepentingan intelijen Jepang.

Jurnalis tersebut ditangkap oleh petugas saat bersiap untuk meninggalkan wilayah Rusia. Usai ditangkap di Sakhalin, tersangka langsung dibawa ke Moskow untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
 



Pengadilan Lefortovo di Moskow telah mengeluarkan perintah penahanan resmi terhadap jurnalis tersebut selama 1 bulan 29 hari guna kepentingan penyelidikan mendalam.

Insiden penangkapan ini terjadi di tengah memanasnya sengketa wilayah Kepulauan Kuril. Kepulauan yang dikuasai Rusia tersebut hingga kini terus diklaim oleh Jepang sebagai Wilayah Utara mereka.

Ketegangan antar kedua negara kian memuncak setelah Presiden Vladimir Putin melakukan kunjungan ke kepulauan sengketa tersebut pada Agustus lalu. Konflik kepemilikan wilayah yang berlangsung sejak akhir Perang Dunia Kedua ini belum terselesaikan, sehingga terus menghambat penandatanganan perjanjian damai resmi antara Rusia dan Jepang.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X