Menko Airlangga: Presiden Prabowo Minta Ekspor Nasional Digenjot hingga Akhir 2026, Sektor Manufaktur Jadi Fokus

20 October 2026 18:04

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kementerian untuk menggenjot ekspor nasional menjelang akhir tahun 2026. Seluruh sektor usaha, termasuk industri manufaktur, akan didorong untuk memperkuat kinerja ekspor guna memperluas jangkauan pasar produk Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa arahan penguatan ekspor tersebut menjadi salah satu poin pembahasan utama dalam pertemuan tim ekonomi bersama Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026. Sektor manufaktur secara khusus menjadi perhatian pemerintah karena dinilai berpotensi meningkatkan kontribusi produksi dalam negeri terhadap perdagangan internasional.

Mekanisme Debottlenecking Melalui Satgas


Guna mengoptimalkan laju ekspor, pemerintah akan mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang berpotensi menghambat aktivitas perdagangan luar negeri melalui mekanisme debottlenecking. Penanganan hambatan ekspor tersebut diproses secara terarah oleh Satuan Tugas (Satgas) sesuai penugasan dari Presiden.
 

Pemerintah berharap dorongan pada sektor ekspor ini dapat berjalan seiring dengan terjaganya stabilitas makroekonomi, mencakup indikator pertumbuhan ekonomi, pencapaian target inflasi, hingga kondisi perbankan dan investasi.

"Kondisi makroekonomi relatif stabil, juga disampaikan terkait dengan kondisi pertumbuhan ekonomi, kemudian juga terkait dengan target inflasi, dan juga terkait dengan situasi makro dari perbankan, kemudian juga dari investasi yang sudah berjalan. Dan dari berbagai angka-angka makro itu, kemudian juga kami membahas bagaimana caranya untuk meningkatkan ekspor. Jadi ekspor kita akan pacu dari seluruh sektor termasuk manufaktur, sehingga berbagai hal yang bisa mengurangi ekspor nanti akan kita debottlenecking yang sudah diberikan penugasan oleh Bapak Presiden melalui Satgas," ucap Airlangga Hartarto, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X